Kantor & Fasilitas Dibakar Karyawan, PT Lonsum Estate Bukit Hijau Mencekam

 858 total views,  2 views today

Kantor dan sejumlah fasilitas di PT Lonsum Estate Bukit Hijau, di Desa Beringinmakmur II Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), dibakar ratusan Tenaga Harian Lepas (THL) perusahaan tersebut, Sabtu (16/8)  | Foto : T Masri

Kantor dan sejumlah fasilitas di PT Lonsum Estate Bukit Hijau, di Desa Beringinmakmur II Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), dibakar ratusan Tenaga Harian Lepas (THL) perusahaan tersebut, Sabtu (16/8) | Foto : T Masri

MURATARA – Ratusan karyawan PT London Sumatera (Lonsum) Indonesia di Desa Beringinmakmur II Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sabtu (16/8) sekitar pukul 16.00 WIB, mengamuk.

Informasi yang dihimpun Kabar Sumatera, ratusan massa yang merupakan Tenaga Harian Lepas (THL) di perusahaan itu mengamuk lantaran manajemen perusahaan tidak membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR).

Sebelumnya mereka sudah menunggu sejak siang di halaman Kantor General Manajer (GM) perusahaan tersebut. Karena THR tidak juga dibayarkan, massa yang kecewa kemudian membakar kantor GM PT Lonsum, kantor Manajer Bukit Hijau, dua unit rumah di Bukit Hijau serta rumah  rumah manajer pabrik.

Wartawan Harian Kabar Sumatera yang berada di lokasi kejadian, menyaksikan massa yang mengamuk itu. Mereka awalnya, meminta kepastian pembayaran THR dari manajemen perusahaan. Karena tidak mendapatkan kepastian, ratusan karyawan PT Lonsum ini kesal dan mulai bertindak anarkis dengan melempari kantor perusahaan.

Aksi ini, sempat diredam oleh anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Rawas Ilir, yang mengamankan lokasi. Petugas meminta, massa bersabar menunggu selesainya rapat antara perwakilan karyawan dengan pihak perusahaan di dalam kantor. Situasi kemudian mulai tenang, namun itu tidak berlangsung lama.

Tiba-tiba sejumlah karyawan masuk ke dalam kantor, merusak dan menghancurkan semua peralatan yang ada di dalam kantor. “Lonsum ingkar janji, kami hanya buruh kecil. Kami tidak mencari kaya, kami hanya mencari sesuap nasi,” teriak sejumlah massa.

Kondisi kian tidak terkendali, sejumlah karyawan di dalam kantor langsung bergegas meninggalkan ruangan entah kemana. Tiba-tiba entah dari mana datangnya, ada massa yang menyiramkan bensin kemudian membakar kantor. Tak pelak, api pun membara. Si jago merah membakar hebat melalap bangunan tersebut.

Sementara disaat bersamaan, ratusan karyawan lainnya juga melakukan aksi pengerusakan terhadap kantor GM PT Lonsum yang berjarak 500 meter  dari kantor Manajer Bukit hijau, akibatnya kedua kantor tersebut habis dilalap si jago merah.

Tak puas dengan membakar kedua kantor tersebut, mereka kemudian bergerak menuju rumah dinas manajer dan mess perusahaan. “Kami sudah ditipu oleh perusahaan, sebelum Idul Fitri lalu kami sudah dua kali melakukan aksi karena perusahaan tidak mau membayarkan THR bagi PHL yang bekerja 20 hari dalam sebulan,” ungkap salah satu massa.

“Kami bukannya mau bekerja 20 hari dalam sebulan, tetapi perusahaan yang memberikannya seperti itu. Sepanjang tahun ini saja, kami hanya mendapat pekerjaan enam dan delapan hari dalam sebulan, dengan upah Rp 500 ribu perbulan. Pendapatan itu, tidak bisa menutupi kebutuhan sehari-hari makanya  27 Juli lalu ada pertemuan antara perwakilan karyawan dengan perusahaan disaksikan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Muratara. Pertemuan itu menghasilkan perjanjian yang isinya, perusahaan akan membayarkan THR kami pada 16 Agustus, tetapi itu diingkari,” bebernya.

Sementara itu Manejer PT Lonsum Bukit Hijau saat hendak dikonfirmasi, tidak mau memberikan penjelasan. “Nanti saja, saya belum bisa menjelaskan. Tunggu saja nanti,” ujarnya sambil bergegas meninggalkan Kabar Sumatera.

Kepala Kepolisian Resort (Polres) Mura, AKBP Chaidir yang dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, ada sejumlah fasilitas yang dibakar oleh PHL di perusahaan tersebut.

“Itu terkait pembayaran THR susulan, karena ada karyawan yang belum mendapatkan THR. Sebelum aksi itu, ada pertemuan antara perusahaan, unsur tripika, Disnaker Muratara,” jelasnya.

“Saat ini, anggota Polsek Rawas Ilir sudah dikerahkan untuk mengamankan enam estate PT Lonsum untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Kita juga akan mengerahkan Polsek Karangdapo untuk memback up pengamanan disana,” tukasnya.

 

TEKS          : MASRI T

EDITOR       : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster