SFC Waspadai Lini Tengah Persijap

 262 total views,  2 views today

Subangkit saat Sesi Latihan SFC | Dok KS

Subangkit saat Sesi Latihan SFC | Dok KS

PALEMBANG – Lini tengah Persijap Jepara disebutkan Subangkit jadi salah satu  ancaman Sriwijaya FC saat kedua tim bentrok dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014, yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Pertiwi, Jum’at (15/8) petang ini, pukul 15.30 WIB.

Menurut Subangkit,  melihat permainan tim yang pernah  dibesut  Raja Isa  di putaran pertama lalu. Sektor yang kerap disoroti banyak tim dari Persijap  adalah lini tengah yang diperkuat pemain asing John Takpor. Karena melalui bomber asal Liberia inilah Persijap dapat mengembangkan permainannya.

Tidak menutup kemungkinan, kata Subangkit, Persijap masih tetap akan menerapkan pola permainan yang sama  dengan masih adanya John di lini tengah sebagai peracik  irama permainan.

“Kalau saya lihat putaran pertama lalu, Persijap sangat kuat di lini depan. Mereka banyak mengandalkan serangan dari kedua sayapnya melalui suplai bola dari John Takpor di lini tengah,” kata Subangkit.

Karena itu, lanjut Subangkit, John yang dinilai sebagai otak  serangan dari Persijap harus dimatikan terlebih dahulu agar permainannya tidak menjamur. Sebagai playmaker, John punya keterampilan yang sangat baik dalam mengalirkan bola untuk menerobos pertahanan lawan, khususnya pada kedua sayap yang menjadi mesin serangan tim yang kini ditukangi  Yudi Surata.

“John Takpor kunci permainan Persijap, kalau anak-anak bisa mematikan pergerakannya, tentunya akan meminimalisir suplai bola ke sayap-sayap mereka. Karena Persijap banyak mengandalkan serangan dari sayap,” ungkap pelatih asal Pasuruan itu.

Dengan demikian, tugas berat akan diemban oleh lini tengah SFC seperti Asri Akbar, Frank Ongfiang dan Vendry Mofu. Karena, selain bertugas sebagai pemutus serangan lawan, ketiga pemain ini juga dituntut aktif untuk membantu penyerangan. Karena SFC musim ini   mengandalkan serangan dari second line.  Apalagi,  lini belakang SFC yang kini sedang diterpa kekurangan pemain. Praktis Asri Akbar Cs  harus menyiapkan tenaga ekstra untuk membantu pertahanan maupun penyerangan.

“Krisis pemain di lini belakang  akan  mempengaruhi kinerja lini tengah,  karena  Asri dan Mofu harus lebih fokus untuk membantu lini pertahanan bila kalah bola,” pungkas Cak Su, sapaan akrab Subangkit.

 

TEKS   : IQBAL

EDITOR   : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster