Rp 500 Juta/Desa Belum Terealisasi

 244 total views,  2 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

BANYUASIN – Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian saat kampanye Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Banyuasin lalu, menjanjikan program Rp 500 juta/desa dengan tujuan untuk menggenjot pembangunan di desa-desa yang ada di Bumi Sedulang Setudung.

Namun program tersebut, ternyata sampai saat ini belum juga terealisasi. Kepala Desa (Kades) Penandingan, Kecamatan Rantau Bayur, Yulismar yang dihubungi Kabar Sumatera, membenarkan hal itu.

Menurutnya, sampai saat ini belum  ada kejelasan kapan direalisasikannnya janji orang nomor satu di Banyuasin itu. “Rencanannya setiap desa, akan mendapatkan kucuran dana Rp 500 juta pertahun. Didalam dana itu, sudah termasuk Dana Infrastruktur Desa (DID) sebesar Rp 300 juta,” kata Yulismar, Rabu (13/8).

“Namun sampai saat ini, dananya belum juga cair. Padahal kami melalui Tim Penggerak Kegiatan (TPK), sudah mengajukan proposal ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya (CK) Banyuasin untuk pembangunan jalan setapak,” terangnya.

Yulismar mengaku tidak tahu, kenapa program tersebut belum juga direalisasikan. Pemkab Banyuasin pun bebernya,  belum juga memberikan penjelasan penyebab tak kunjung terealisasinya program itu. “Kami masih menunggu pencairan dananya dan sudah membuat rekening, tetapi dananya belum dicairkan,” bebernya.

Ia berharap pemkab segera mencairkan dana tersebut, sesuai dengan usulan yang telah disampaikan . Sebab terang Yulismar, pembangunan jalan setapak yang diusulkan itu sangat diharapkan oleh warga dan memang sangat dibutuhkan.  “Kami berharap dana itu segera dicairkan,  supaya pembangunan jalan dapat segera dikerjakan, apalagi saat ini menjelang akhir APBD 2014,” imbuhnya

Sementara itu, Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian  yang dibincangi Kabar Sumatera, kemarin menyebut, DID tahun 2014 memang belum dikucurkan ke desa dan kelurahan. “Namun dananya sudah dipersiapkan, melalui dinas yang terkait seperti Dinas PU CK dan PU BM,” ungkapnya.

Yan Anton mengakui, pelaksanaan program Rp 500 juta per desa dan kelurahan itu di tahun pertama ini masih banyak kendala yang ditemukan.  Namun kata dia,  itu akan dievaluasi sehingga berjalan lancar di tahun mendatang.  “Namun saya targetkan, program ini harus selesai sebelum tahun anggaran berakhir. Laporan dinas terkait, progam itu akan segera berjalan,” tukasnya.

 

TEKS           : DIDING KARNADI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster