Limbang Jaya Butuh Lapangan Sepak Bola

 1,165 total views,  2 views today

Lapangan Sepak Bola Desa Limbang Jaya yg memperhatinkan

Lapangan Sepak Bola Desa Limbang Jaya yg memperhatinkan | Dok KS

INDERALAYA – Kondisi lapangan yang buruk, kerap tergenang air, bahkan terendam banjir tidak menyurutkan niat warga Desa Limbang Jaya Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir (OI), untuk menggelar berbagai turnamen sepak bola.

Hal itu dibuktikan dengan berbagai gelar yang diraih baik tingkat kecamatan maupun tingkat kabupaten.

Ketua Karang Taruna Desa Limbang Jaya I, Alexandra, Rabu (13/8) kemarin mengatakan, meski Desa Limbang Jaya tidak memiliki lapangan sepak bola permanen, namun pelaksanaan rutinitas tahunan dalam bentuk turnamen tetap terlaksana dengan baik di desa.

“Keterbatasan fasilitas tersebut tidak menyurutkan semangat para pemain untuk meraih prestasi, terbukti dengan beberapa prestasi yang diraih baik tingkat kecamatan maupun tingkat kabupaten,” ungkapnya.

Dirinya berharap, keinginan warga untuk memiliki lapangan secara permanen bisa segera terwujud melalui partisipasi dan sumbangsih berbagai pihak sehingga setiap potensi yang ada di Desa Limbang Jaya dapat terus maju dan berkembang.

Hal senada juga diungkapkan, Sulaiman, Wakil Ketua Karang Taruna Desa Limbang Jaya II. Menurutnya, karena belum ada lapangan sepak bola permanen setiap adanya pertandingan kerap meminjam lapangan Desa Tanjung Pinang.

Sambungnya, terkait keterbatasan fasilitas tersebut, pihak Karang Taruna di dua desa (Limbang Jaya I dan Limbang Jaya II) telah mengupayakannya dengan mengajukan proposal ke dinas Pekerjaan Umum (PU), namun sampai saat ini belum terealisasi.

“Berkat kekompakan pengurus karang taruna untuk sementara hal tersebut bisa teratasi salah satunya pengadaan tiang gawang secara swadaya,” ucapnya.

Terkait hal itu, Kepala Desa Limbang Jaya I,  M Amin, mengatakan, keterbatasan fasilitas olah raga di desanya itu sudah berlangsung cukup lama atau lebih dari sepuluh tahun.

Menurutnya, hal ini disebabkan oleh kondisi lapangan yang belum strategis bila berhadapan dengan faktor alam yang terjadi di daerah itu seperti air pasang dan banjir.

“Bila air pasang (banjir) seluruh permukaan lapangan akan tertutupi oleh ketinggian air, maka dengan sendirinya lapangan tersebut tidak dapat difungsikan,” jelasnya.

Menurut dia, dengan keterbatasan tersebut untuk sementara pihaknya belum bisa berbuat banyak mengingat keterbatasan dana dan lainnya, namun selama ini telah ada upaya yang dilakukan pemerintah Desa Limbang Jaya I dan Limbang Jaya II untuk perbaikan lapangan sepak bola itu.

“Dalam skala prioritas, selanjutnya kami akan berusaha mengupayakan pembangunan lapangan tersebut salah satunya bersumber dari dana bangub maupun pengajuan proposal kepada pihak terkait,” pungkasnya.

 

Teks   : Junaedi Abdillah/Nofriyadi (MG)

EDITOR   : SARONO P SASMITO





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster