Dana Bangub 2014 Belum Bisa Dicairkan, Kades “Gigit Jari”

 295 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi

EMPAT LAWANG – Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Empat Lawang, nampaknya harus gigit jari. Sebab dana Bantuan Gubernur (Bangub) 2014, sampai saat ini belum bisa dicairkan padahal dana tersebut sudah dikucurkan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel).

Belum bisa dicairkan dana tersebut, dikarenakan ada berbagai persyaratan yang harus dipenuhi setiap desa agar bisa mencairkan dana itu. “Dana Bangub itu, sudah ada bahkan sudah ditransfer ke rekening masing-masing desa. Namun dana itu, belum bisa dicairkan,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Empat Lawang, H Aminuddin Bahar ketika dibincangi, Rabu (13/8).

Menurut Aminuddin, dana Bangub sebesar Rp 100 juta itu sudah disalurkan ke rekening masing-masing desa sejak sebelum Idul Fitri 1435 Hijiriyah lalu. Namun untuk mencairkannya, sejumlah syarat harus dipenuhi.

Syarat-syarat dimaksud yakni harus ada rekomendasi dari kecamatan masing-masing.  “Dalam rekomendasi dari kecamatan itu, ada formulir yang harus diisi dan dilengkapi dulu. Baru setelah itu bisa dicairkan,” jelas Aminudin.

Menurutnya, didalam rekomendasi itu dilampirkan nama-nama penerima dana Bangub tersebut. Misalnya P3N, Karang Taruna, lembaga kepemudaan dan lainnya. Fungsinya agar dana Rp 100 juta yang sudah terbagi berbagai item, dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Dengan kata lain kata Aminudin, tidak benar dengan pernyataan sejumlah kades yang menyebut dana Bangub 2014 belum cair. “Silakkan lengkapi dulu syaratnya, sehingga dananya bisa dicairkan. Rekomendasi dari kecamatan itu, bukan untuk menghambat kades dalam menggunakan bangub tersebut. Namun itu sebagai bentuk perhatian BPMPD, agar kades tidak bermasalah dalam penggunaan bangub,” jelasnya.

Ia menambahkan, selain rekomendasi dari kecamatan tersebut ada juga persyaratan lain yang harus dipenuhi. Diantaranya laporan penggunaan dana Bangub tahun sebelumnya, laporan pajak disertai NPWP.

“Kita juga mewajibkan semua kades di Empat Lawang, untuk melaporkan penggunaan dana Bangub itu nantinya satu bulan sekali. Agar penggunaanya sesuai peruntukan, kita akan membentuk tim monitoring yang dipimpin Kepala Bidang (Kabid) Pemdes,” tukasnya.

TEKS              : SAUKANI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster