Pemulutan Selatan akan Terapkan Intensifikasi Pertanian

 1,017 total views,  4 views today

Ilustrasi Beberapa Petani Sedang Memanen Padi Didaerah Jalur 13. Ds Timbul Jaya. Muara Sugihan Banyuasin | Foto : Bagus Park

Ilustrasi  Foto : Bagus Park

SUNGAI  LEBUNGKabupaten Ogan Ilir (OI) merupakan salah satu kabupaten penghasil gabah kering nomor 6 se-Sumsel. Karenanya, untuk memacu peningkatan produksi OI, bekerjasama dengan PT. Pupuk Sriwijaya (Pusri), akan menerapkan formulasi penanaman padi bagi petani sehingga dapat mendongkrak ekonomi petani.

Kecamatan Pemulutan Selatan sebagai salah satu daerah percontohan untuk penerapan program intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian, khususnya Desa Sungai Lebung yang telah melakukan panen perdana hasil penerapan formulasi bekerjasama dengan PT. Pusri. Dari biasanya menghasilkan 2 ton perhektar, dapat meningkat menjadi 7,8 ton perhektar.

“Setelah ini ke depan, akan terus berupaya menerapkan ke seluruh desa dalam wilayah Kecamatan Pemulutan Selatan khususnya. Tentu saja program ini akan berjalan melalui kelompok tani, dan koperasi setiap desa sudah harus terbentuk supaya mempermudah penyaluran pupuk bersubsidi,” kata Camat Pemulutan Selatan Tarmizi, SIp, MSi kepada Kabar Sumatera.

Dikatakan Tarmizi, dari lima hektar sebagai lahan percontohan memakai bibit unggu cihirang lebel ungu yang memakai pupuk rekomendasi Pusri, telah  menghasilkan gabah kering padi antara 7 ton hingga 7,8 ton perhektarnya.

Saat disinggung untuk mengolah 5 hektar lahan percontohan ini, camat mengaku hanya baru satu kelompok tani. Namun nantinya, karena luas areal persawahan di Pemulutan Selatan sangat luas serta mayoritas hidup warga sebagai petani sawah, maka akan diterapkan pada musim tanam yang kedua tahun ini dengan kelompok tani lainnya.

“Mudah-mudahan segera terbentuk kelompok taninya, dan segera terealisasi seperti yang menjadi percontohan sekarang. Dengan demikian, pendapatan para petani di Kecamatan Pemulutan Selatan akan meningkat, kesejahteraan akan dirasakan oleh masyarakat Kecamatan Pemulutan Selatan.”

“Dengan penerapan formulasi ini pada seluruh kelompok tani, tentunya akan meningkatkan pendapatan para petani disini, dibarengi kesejahteraan mereka juga meningkat.” pungkas Tarmizi.

 

TEKS    : JUNAEDI ABDILLAH

EDITOR  : SARONO P SASMITO





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster