Usai Menganiaya, Debt Collector Bawa Kabur Mobil Konsumen

 212 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi

PALEMBANG – Tidak senang lantaran telah dianiaya dan mobilnya dibawa kabur Debt Collector dari sebuah leasing, Donny Dalimunthe (24) warga Jalan Griya Sukajadi Permai I, Block J, Kelurahan Sukajadi Talang Kelapa Banyuasin Sumsel, melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Mapolda Sumsel Kamis (7/8).

Dikatakan korban, ia telah dianiaya oleh tiga pria tak dikenal sebelum mobil milik orangtuanya diambil oleh ketiga pria itu. Ketiga pelaku yang salah satunya diketahui berinisial Ab menganiaya Donny di depan salah satu ruko kosong yang ada di lokasi kejadian, yakni di Jalan Dempo IT II Palembang.

Akibat kejadian itu, Donny menderita luka lecet di lengan kanan, bahu kanan, dan luka lebam. “Saya tidak bisa berteriak karena mulut disekap dan leher dicekik. Saya diseret 30 meter oleh pelaku dan diancam akan ditembak jika melawan. Masyarakat yang melihat bahkan tidak berani menolong saya,” kata Donny.

Dikatakan Donny, yang dijumpai sesaat sebelum membuat laporan, pelaku diduganya berasal dari salah satu leasing di Palembang. Ini dilakukan karena orangtua Donny belum membayar kredit mobil yang dikendarai Donny dalam periode tujuh bulan terakhir.

“Sebelum kejadian itu, baik saya maupun ibu, tidak menerima pemberitahuan melalui telpon, surat pemberitahuan, atau pun tatap muka. Saya tiba-tiba dipukuli dan mobil dirampas,” kata Donny.

Donny dan keluarga sudah mendatangi leasing yang dimaksud dan melihat mobil ada di halaman leasing itu. Donny juga mengetahui, ketiga pria yang memukuli dirinya sengaja dikirim leasing untuk mengambil paksa mobil milik orangtuanya.

Sementara Susilawati, ibu Donny, membenarkan memang ada tunggakan kredit terhadap pihak leasing akan mobil Daihatsu Xenia. Tunggakan baru ada sejak terakhir kali ia membayar bulan Mei 2014. Namun, menurut leasing, ia sudah menunggak tujuh bulan.

“Saya punya nota pembayarannya. Kalau memang ini masalah tunggakan, pihak leasing seharusnya memberi tahu saya terlebih dahulu,” kata Susilawati.

Penasehat hukum Donny, Iskandar, mengatakan kliennya sudah dirampok. Menurutnya, hukum tidak ada membahas persoalan benda yang dibeli secara kredit.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Djarod Padakova, sudah menerima laporan Donny. Pihaknya juga sudah menerima bukti yang diajukan Donny untuk selanjutnya akan didalami.

“Laporan sudah kita terima dengan Surat Laporan Nomor LPB/665/VIII/2014/SUMSEL dan dikenakan pasal pencurian dengan kekerasan. Terlapor akan kita panggil untuk dimintai keterangan,” kata Djarod.

 

TEKS    : Oscar Rizal

EDITOR  : SARONO P SASMITO





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster