Antisipasi Pembobolan ATM, Polres OI Perketat Sentral Bisnis

 306 total views,  2 views today

Kondisi ATM yang Nyaris di Bobol

Ilustrasi ATM | Dok KS

INDERALAYA – Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Ogan Ilir (OI), terus meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pengamanan guna mengantisipasi terjadinya tindak kriminal khususnya pelaku pembobolan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Hal itu menyusul seiring merebaknya tindakan kriminalitas pembobolan ATM, di beberapa kota besar seperti Palembang.

Selain mengimbau pemilik mini market dan bank serta toko emas dan dan usaha lainnya untuk memasang Closed-circuit television (CCTV). Polres juga memantau ketat sentral-sentral pelayanan publik dan keramaian.

Jarak antara Palembang dan OI yang hanya 30 kilometer, tidak menutup kemungkinan para perampok akan bergeser sasarannya ke OI.

Kapolres OI, AKBP Asep Jajat Sudrajat, Jumat (8/8), mengatakan, untuk mengantisipasi tindakan kriminalitas khususnya pembobolan ATM, pihaknya sudah melakukan koordinasi kepada beberapa pemilik minimarket maupun bank untuk memasang CCTV.

“Ya, kita sudah lakukan koordinasi dengan mengedarkan surat kepada pemilik minimarket, bank dan toko emas di OI untuk memasang CCTV, jika terjadi kriminalitas bisa terpantau,” ungkapnya.

Kapolres menambahkan, selain itu pihaknya juga mengintruksikan kepada anggotanya untuk melakukan patroli keliling di beberapa sentral bisnis di OI.

“Memang, di Ogan Ilir belum ada kasus pembobolan ATM atau brankas. Tapi kita terus antisipasi dengan melakukan patroli. Kita juga tengah melakukan pengembangan terhadap pelaku pembobolan ATM di Palembang, di mana pelakunya ada warga Ogan Ilir,” sambungnya.

Lanjut Kasat,pihaknya juga seudah melakukan koordinasi dengan Badan Pembinaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas.

Sementara itu, Kasatreskrim Iptu David Sidiq menambahkan, , rata-rata, pelaku kriminalitas khususnya pembobolan ATM memiliki keahlian khusus untuk beraksi. Pelaku mempunyai jam terbang tinggi dalam melakukan kriminalitas.

“Kalau pemain baru, mungkin sulit. Tapi kami meyakini, pelaku pembobolan ATM memiliki keahlian khusus dan kerja rapih dalam melancarkan aksi. Kita mengimbau, masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah aksi kriminalitas,” pungkasnya.

 

Teks : Junaedi Abdillah

EDITOR: SARONO P SASMITO





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster