Polisi Amankan Karyawan PT Lonsum Terlibat Narkoba

 251 total views,  2 views today

ilustrasi (foto: Thinkstock)

ilustrasi (foto: Thinkstock)

MUSIRAWAS – Kepolisian Resor Musirawas  (Mura) berhasil mengamankan dua karyawan PT London Sumatera di Rawas Ilir, Kabupaten Musirawas Utara, (Muratara) Sumatera Selatan, karena terlibat transaksi narkoba jenis ganja.
“Kedua karyawan PT London Sumatera (Lonsum) itu, adalah Dy (31) dan Al (29), dibekuk Senin (4/8) sekitar pukul 21.00 WIB berikut barang bukti berupa daun ganja kering sekitar satu kilogram,” kata Kepala Polres Musirawas AKBP Chaidir di Musirawas, Rabu.

Ia mengatakan transaksi narkotika itu diketahui berdasarkan informasi dari masyarakat. Kegiatan mereka diduga sudah sering dilakukan di tempat tertentu, namun selama ini belum diketahui petugas kepolisian sehingga selama ini pelaku merasa secara bebas menjualbelikan barang haram itu.

Setelah mendapatkan informasi, petugas langsung ke lokasi dan berhasil memergoki kedua tersangka yang sedang melakukan transaksi ganja.

Ia mengatakan daun gaja itu rencananya dipasarkan di wilayah perkebunan setempat dalam bentuk eceran atau paket kecil.

Kedua tersangka adalah warga Desa Sukaraja, Kecamatan Karang Jaya dan hingga saat ini, perkara tersebut diproses di Mapolres Musirawas.

Ia mengatakan barang bukti sudah diamankan, sedangkan penyidik masuh mengembangkan penanganan kasus itu untuk menangkap pelaku jaringan utamanya.

“Kami tak henti-hentinya menekan angka peredaran barang haram, baik jenis daun ganja maupun jenis sabu-sabu, dan lainnya karena pemakai narkotika di wilayah itu sudah masuk ke pedesaan dan perkebunan besar,” katanya.

Kasat Narkoba Polres Musirawas AKP Fauzi membenarkan bahwa saat ini pihaknya sedang memproses dua tersangka pengguna dan pengedar narkoba tersebut.

Penyidik, katanya, juga masih mengembangkan penyelidikan untuk mencari tersangka dan jaringan di wilayah itu.
Ia mengatakan dalam penyergapan sebelumnya, polisi mendapatkan barang bukti beberapa kantong sabu-sabu di wilayah itu.

Hingga saat ini, katanya, penyidik masih menunggu hasil penyelidikan untuk memastikan tersangka pemakai atau pengedar.

“Karena hingga saat ini belum mengaku termasuk pemasok barang haram itu dari mana,” ujarnya.

 

TEKS   : T MASRISYAH

EDITOR  : SARONO P SASMITO





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster