Bahas Sanksi untuk PNS Malas, Pemkot Palembang Konsultasi ke Kemenpan & Mendagri

 238 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi PNS | Ist

PALEMBANG – Banyaknya Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Palembang yang bolos, pasca cuti dan libur bersama Idul Fitri, membuat pemkot gerah. Pemkot kini tengah membahas sanksi apa, yang akan diberikan kepada PNS malas tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Palembang, Ucok Hidayat menyebut, saat ini pemkot tengah berkoordinasi dengan Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara (Kemenpan) dan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), untuk membahas sanksi bagi PNS bandel tersebut.

Ucok mengatakan, pihaknya sudah membuat tim khusus untuk melihat absensi kehadiran pegawai di lingkungan Pemkot Palembang di hari pertama kerja, Senin (4/8) lalu. “Besok (hari ini) tim akan berangkat ke Jakarta, untuk berkonsultasi dan koordinasi dengan Kemenpan dan Mendagri terkait sanksi apa, yang akan diberikan kepada PNS yang bolos itu,” kata Ucok, Selasa (5/8).

Nantinya sambung Ucok, Kemenpan maupun Kemendagri, akan memberikan usulan sanksi yang harus diberikan pada PNS yang bolos tersebut. Pemkot tegasnya, tidak bisa menetapkan sanksi sendiri karena takut kesalahan.

“Yang berangkat Asisten I, Inspektorat dan BKD. Yang pasti mereka itu dibina, itu merupakan tahapan, kami akan panggil setelah ada kepastian dari pusat, sehingga tidak keliru,”ujarnya.

Untuk memberikan sanksi kata Ucok, akan dilakukan oleh Inspektorat. Sementara ia sebagai sekda hanya mengawasi. “Ada beberapa sanksi yang bisa diberikan misalnya teguran lisan, teguran tertulis. Itu sifatnya pembinaan, sementara untuk pemberhentian PNS ada aturannya, tidak bisa sembarangan. Tetapi, PNS sudah menjadi cacatan atau masuk buku hitam,” tegasnya.

“Tidak ada alasan bagi PNS, tidak masuk kerja usai cuti dan libur bersama Idul Fitri, kecuali sakit. Kalau asalannya tidak dapat tiket pesawat, bus penuh dan lainnya itu tidak masuk akal karena bisa direncanakan,” ujarnya.

Sebelumnya Kepala Inspektorat Palembang, Toto Suparman mengatakan, jumlah PNS di lingkungan Pemkot Palembang yang tidak hadir pada hari pertama kerja pasca Idul Fitri sebanyak 158 PNS. Mereka terang Toto, berasal dari semua SKPD termasuk pegawai di kelurahan, dan kecamatan.

Toto menyebutkan, jumlah PNS di Pemkot Palembang sebanyak, 3.352 orang. Menurutnya angka ketidak hadiran tersebut masih normal dengan rincian, sakit 24 orang, dinas luar 49, izin 38 orang, tanpa keterangan 15 orang dan cuti 32 orang.

“Tidak hadir tanpa keterangan, 0,45 persen. Sementara untuk kehadiran sebesar 95,28 persen. Sementara yang paling mendominasi tidak hadir berasal dari Kecamatan Ilir Timur (IT) I, sebanyak 4 orang,” tukasnya.

 

TEKS         : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR        : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster