Pengalihan Arus Kendaraan tak Efektif

 303 total views,  2 views today

‪EMPAT LAWANG – Kondisi arus lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang berada di Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, kian padat. Menjelang Idul Fitri, ratusan kendaraan arus mudik mulai melintas, baik dari arah Pulau Jawa ataupun dari arah Jambi.

Sayangnya, jalan lingkar kota yang disiapkan sebagai jalur alternatif untuk pengurai kemacetan ternyata tidak efektif.  Sebab, akses masih belum rampung sehingga sulit dilintasi, selain itu tepat ditanjakan di jalur alternatif tersebut kondisinya masih berupa bebatuan tajam.

Akibatnya, tidak sedikit kendaraan yang harus memutar arah karena tidak bisa melintasi jalan alternatif tersebut. Kondisi ini, diperparah lagi dengan debu yang beterbangan saat kendaraan melintas sehingga pengendara yang berada dibelakang akan tertutup dengan debu.

Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri (HBA) yang dibincangi Kabar Sumatera, Kamis (24/7),  menyayangkan kondisi tersebut. Menurutnya, kendaraan pribadi harusnya melintas di jalan lingkar kota.

Tujuannya, untuk mengurai kemacetan. Jika kendaraan tersebut tetap melintas di jalan poros kota maka, akan terjadi penumpukan kendaraan terutama di kawasan Pasar Tebing Tinggi sehingga menyebabkan terjadinya kemacetan.  Kondisi itu bisa membuat pemudik lebih lama dalam perjalananya.

‪”Untuk pengendara kendaraan pribadi diperbolehkan melintasi di jalan poros kota, mulai dari pagi hari hingga sore. Namun untuk malamnya, kendaraan pribadi diperbolehkan untuk melintasi jalan poros. Ini salah satu solusi, pengurai kemacetan, apabila  ragu untuk melintas, bisa saja lewat jalan pasar,” ungkap HBA.

Terpisah Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Empat Lawang, H Chori Badri  mengatakan, sejauh ini pihaknya mempelajari dahulu kemungkinan perubahan arus di wilayah Tebing Tinggi. Namun, sesuai ketetapan bersama diupayakan memaksimalkan jalan lingkar kota.

Mengenai kendala Choiri memastikan, pihaknya siap membantu para pemudik apabila ada kendala. Dan kalaupun perlu istirahat bisa tidur di posko-posko yang telah dibuat. Nah, kalau di jalur lingkar kota kita juga siapkan tim pengawasan dan posko. “Kita telah menyiapkan posko-posko untuk membantu dan pengamanan pemudik,” tukasnya.

 

TEKS              : SAUKANI

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster