Macet Parah Dimana-mana

 325 total views,  2 views today

Jalan Macet | Bagus Park

Jalan Macet | Bagus Parket

PALEMBANG – Menjelang perayaan Idul Fitri, di Palembang terjadi kemacetan parah dimana-mana. Pantauan Kabar Sumatera,  Selasa (22/7), sejumlah kawasan di metropolis mengalami kemacetan mulai dari kawasan Jalan Jend Sudirman, bawah fly over Simpang Polda, KM 5, kawasan Jembatan Ampera, dan sejumlah jalan protokol lainnya.

Kemacetan tersebut menurut Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan dan Pengendalian Operasional (Wadalops) Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang, Isranedy, disebabkan meningkatnya jumlah kendaraan dalam saat bersamaan.

Itu sebut Isranedy dikarenakan,  aktivitas masyarakat menjelang Idul Fitri meningkat. Menurutnya, kendaraan itu bukan hanya berasal dari Palembang tetapi dari juga dari kabupaten dan kota di Sumsel.

“Palembang ini adalah ibukota Sumsel. Selain itu, Palembang juga pusat perbelanjaan. Banyak mal yang berdiri, sehingga wajar jika terjadi penumpukan kendaraan hingga menyebabkan terjadinya kemacetan,” kata Isranedy.

Isranedy menyebut, biasanya kepadatan kendaraan yang menyebabkan kemacetan itu sudah berlangsung H-7. Meningkatnya kendaraan yang datang ke Palembang ini, menyebabkan juga padatnya parkir hingga memakan badan jalan.

“Kemacetan yang paling tinggi, biasanya terjadi pada H-4, kemacetan terjadi karena adanya intensitas masyarakat yang mempersiapkan persiapan lebaran, semakin banyak masyarakat yang berbelanja, maka lahan parkir juga semakin padat,” ucapnya.

Dishub terangnya, sudah mengatasi hal itu dengan cara mensiagakan petugas untuk mengatur maraknya parkir, yang sampai memakan badan jalan seperti di Jalan Jendral Sudirman, Pasar 16, Internasional Plaza (IP), Bundaran Air Mancur, dan kawasan keramaian yang menjadi titik kemacetan lainnya.

“Kami akan mengatur parkir-parkir yang memakan badan jalan, biasanya titik kemacetan itu desebabkan banyaknya parkir yang memakan badan jalan, serta maraknya parkir-parkir liar,” urainya.

Isranedy menghimbau, kepada pengusaha untuk lebih mengawasi kendaraan yang di parkir di badan jalan. Karena, katanya hal itu merupakan salah satu tanggungjawab pengusaha. “Jangan sampai kejadian yang tidak diinginkan terjadi, harus lebih waspada,” tukasnya.

 

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster