Jokowi Presiden Indonesia

 290 total views,  2 views today

Joko Widodo (Jokowi) | Ist

Joko Widodo (Jokowi) | Ist

JAKARTA – Gubernur Jakarta pro-reformasi, Joko Widodo dinyatakan sebagai pemenang pemilihan presiden dan akan memimpin Indonesia berikutnya. Di tengah tekanan kubu Prabowo Subianto untuk menunda hasil pemilu, dan diikuti penarikan diri dari seluruh proses satu jam menjelang pengumuman, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya mengumumkan bahwa Joko Widodo-Jusuf Kalla terpilih sebagai presiden dan wakil presiden Indonesia untuk lima tahun ke depan.

Berdasarkan perhitungan resmi KPU, pasangan Joko Widodo.Jusuf Kalla meraih 53,1 persen suara, unggul dibanding pasangan Prabowo Subianto-Hatta Radjasa yang meraih 46,9 persen suara.

Ketua KPU Husni Kamil Malik di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (22/7) malam membacakan putusan nomor 535/KPTS/KPU/2014 dan Menetapkan hasil pilpres 2014 pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1 mendapatkan perolehan suara sebanyak 62.576.444 suara atau sebanyak 46,85 persen dari suara sah nasional. Sedangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut dua, Joko Widodo dan Jusuf Kalla 70.997.833 suara atau sebanyak 53,15 persen dari suara sah nasional. “Keputusan ini mulai berlaku mulai tanggal ditetapkan,” katanya.

Berdasarkan hasil rekapitulasi suara nasional Jokowi mengungguli Prabowo di Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Riau, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DIY, Jatim, Bali, NTT, Kalbar, Kalteng, Kaltim, Sulut, Sulsel, Sulteng, Sulbar, Maluku, Papua dan Papua Barat. Sementara Prabowo menang di Aceh, Sumbar, Sumsel, Jawa Barat, Banten, NTB, Kalsel, Gorontalo, dan Maluku Utara.

Jenderal pendukung Jokowi-JK Marsekal Muda (Marsda) TNI (Purn) Pieter LD Wattimena membakar semangat para relawan. Ia berkata, kemenangan capres nomor urut 2 itu juga hasil kerja keras seluruh relawan.

“Saya merasa bangga dan bahagia berdiri di depan para relawan yang begitu semangat. Ini buah kerjasama kita, kerja keras kita, ,” kata Pieter.

“Kita telah melaksanakan tugas dengan baik. Perkara ada pihak yang tidak puas, protes, semua sudah ada aturannya. Harus sesuai hukum dan perundang-undangan,” sambung Pieter.

Kata Pieter, para relawan harus tetap waspada dengan perkembangan politik Tanah Air. “Karen yang namanya orang kalah, tidak terima, melarikan diri sebelum melihat hasilnya, pasti dia punya rencana. Kita harus tetap waspada,” imbuh Pieter.

 

TEKS    : ROMI/BERBAGAI SUMBER

EDITOR  : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster