Bek SFC Dilirik Klub Eropa

 468 total views,  2 views today

Abdoulaye Yousouf Maiga. | Foto ; Iwan Cheristian

Abdoulaye Yousouf Maiga. | Foto ; Iwan Cheristian

PALEMBANG – Kepiawaian dan kerja keras bek asing Sriwijaya FC,  Abdoulaye Yousouf Maiga patut diacungi jempol.  Tak ayal, berkat konsistensinya dalam  mengawal benteng pertahanan Sriwijaya FC, membuat banyak klub dari  Eropa kepincut untuk menggunakan jasanya.

Manajer Sriwijaya FC, Robert Heri mengatakan, belumlah usai kompetisi musim ini, namun  sudah ada  klub dari belahan Eropa yang ingin merekrut Aziz , sapaan akrab Abdoulaye Maiga  melalui agennya. Hanya saja Robert enggan menyebut nama klub yang diklaim kepincut dengan palang pintu Laskar Wong Kito itu.

“Ini bahaya (buat SFC), bukan klub lokal yang mau narik Aziz  tapi klub luar. Rata-rata klub dari Eropa, kata agen Aziz sudah ada lima klub tertarik dengan  Aziz. Namun dua klub yang sudah berkomunikasi lebih jauh dengannya (agen),” kata Robert.

Melihat ini, artinya  ada indikasi SFC bisa saja ditinggalkan Maiga,  bila saja  klub yang saat ini tengah meliriknya  memberikan iming-iming  yang lebih dibandingkan SFC, semisal gaji permusim.  Karena itu, SFC harus mencari solusi untuk memagari Maiga agar tidak kemana-mana usai kompetisi berakhir.

Pria yang juga Komisaris PTBA ini menegaskan, untuk menyiasati itu Aziz harus segera diamankan dengan memberi kenyamanan agar tetap betah bersama SFC. Secara tidak langsung, Robert menyinggung bisa saja ada kenaikan gaji untuk pemain yang potensinya memang dibutuhkan klub, apalagi banyak diminati klub-klub papan atas.

“Yang jelas kita bikin dia nyaman, bikin dia happy. Kalau  masalah naik gaji belum ada komunikasi dengan agennya. Nanti akan kita bicarakan itu,  karena setelah kompetisi ini baru akan kita evaluasi semuanya,” ujarnya.

Dikatakan pula, sejauh ini  Maiga adalah salah satu pemain SFC  yang memiliki fisik sangat baik dibandingkan pemain lainnya. “Dia juga sangat profesional, dia tidak pernah mempermasalahkan kalau ada kejadian di dalam  maupun di luar lapangan. Dan kalau tim kalah, dialah pemain yang paling sedih,” sanjung Robert.

 

TEKS : IQBAL

EDITOR : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster