Disperindag Ancam Sanksi Pedagang Jika Jual Makanan & Minuman Kadaluarsa

 271 total views,  2 views today

Ilustrasi Foodmart

Ilustrasi Foodmart

MUARAENIM – Guna memastikan makanan dan minuman yang dijual menjelang Idul Fitri, tidak mengandung formalin dan zat berbahaya lainnya, serta tidak kadaluarsa,  Dinas Perindustrian dan Perdagangan Muaraenim (Disperindag) menggelar sidak dibeberapa pasar di Kabupaten Muaraenim.

“Ada empat pasar yang kita lakukan sidak selama bulan Ramadhan, yakni Pasar Tebat Agung Kecamatan Rambang Dangku, Pasar Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul, Pasar Gelumbang dan Pasar Kota Muaraenim,” kata Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Muaraenim, Ansori, Senin (21/7).

Dari sidak yang dilakukan, ditemukan banyak ditemukan makanan yang kadaluarsa dan rusak kemasannya. Pedagang yang ketahuan menjual makanan dan minuman kadaluarsa dan kemasannya rusak, diperingatkan untuk menarik barang dagangannya dan tidak lagi menjual barang tersebut.

Jika tidak diindahkan selama tiga kali berturut-turut,  maka pedagang tersebut diperingatkan secara tertulis.  “Namun, jika masih membandel maka akan kita usulkan untuk dicabut izinnya. Sidak ini, rutin kita lakukan setiap tiga bulan sekali. Jelang Idul Fitri ini, kita lebih intens melakukan sidak ke pasar-pasar,” ucap Ansori.

Ia berharap jelang lebaran, masyarakat lebih selektif lagi dalam membeli produk-produk berupa makanan dan minuman sehingga tidak merugikan diri sendiri. Seperti dengan meneliti terlebih dahulu dan mengecek barang yang dibeli tersebut, sudah kadaluarsa atau belum.

“Jangan membeli barang, sembako dan sebagainya secara berlebihan. Sehingga tidak mempengaruhi harga di pasaran. Yakinlah, stok makanan dan minuman atau sembako di Kabupaten Muaraenim selama lebaran tahun ini, aman,” tukasnya.

 

TEKS           : SISWANTO

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster