BSM Gelar Program Ketupat Emas

 318 total views,  2 views today

Bank Syariah Mandiri (BSM)

Bank Syariah Mandiri (BSM)

PALEMBANG – Untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan uang menjelang lebaran, Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Palembang menawarkan program Ketupat Emas 2014.

Kepala Cabang BSM Demang Lebar Daun Palembang, Kemas Erwan Husainy mengatakan, program ini merupakan program khusus untuk pembiayaan pengadaian emas. Diharapkan dengan program itu, dapat membantu masyarakat yang membutuhkan uang jelang perayaan lebaran mendatang.

“Dengan program ini diharapkan masyarakat maupun nasabah BSM dapat mendapatkan uang tunai dengan cara menggadaikan kepingan emas murni atau logam mulia dan perhiasan emas,” kata Kemas, Senin (21/7).

Menurut Kemas, program Ketupat Emas ini sudah digelar sejak pertengahan ramadhan lalu dan berakhir hingga 31 September 2014 mendatang. Bagi masyarakat maupun nasabah yang menggunakan program ini akan banyak mendapatkan keuntungan dengan melakukan transaksi pegadaian emas dan logam mulia murni.

“Nasabah yang membutuhkan pembiayaan gadai emas selama berlangsungnya program ini, tidak akan kami kenakan biaya administrasi dan ijarah, selain itu juga bisa mendapatkan hadiah langsung berupa paket bahan kebutuhan pokok (sembako),” ujarnya.

Dia menjelaskan, untuk memanfaatkan program tersebut, masyarakat yang memiliki perhiasan emas atau logam mulia yang membutuhkan uang namun tidak ingin menjual barang berharga itu, dapat mengajukan permohonan pembiayaan gadai emas kepada Bank Syariah Mandiri terdekat.

Masyarakat yang menggadaikan emas murni atau logam mulia katanya, akan memperoleh pembiayaan sebesar 90 persen dari nilai barang yang akan digadaikan, sedangkan yang menggadaikan perhiasan emas seperti cincin, gelang, dan kalung diberikan pembiayaan sebesar 85 persen dari nilai perhiasan emas yang berlaku di pasaran.

“Pembiayaan gadai emas ini nantinya akan diberikan dengan batas waktu maksimal empat bulan untuk melakukan penebusan barang yang digadaikan, jika hingga batas waktu maksimal empat bulan itu, nasabah tidak melakukan penebusan atau pengambilan barang yang digadaikan itu, sesuai ketentuan bagi nasabah yang tidak bisa melunasi pinjamannya, emas yang digadaikan akan dilelang,” ujarnya.

TEKS     : AMINUDDIN

EDITOR   : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster