Harga Daging Dijamin tak Melambung

 352 total views,  2 views today

Ilustrasi Penjual Daging | Dok KS

Ilustrasi Penjual Daging | Dok KS

PALEMBANG – Menjelang Idul Fitri, sejumlah harga kebutuhan sudah mengalami kenaikan. Namun  Dinas Pertanian, Peternakan dan Kehutanan (DP2K) Palembang, menjamin harga daging tidak akan mengalami kenaikan signifikan.

Kepala DP2K Palembang, Harrey Hadi mengatakan, Kementrian Perdagangan telah membuat kebijakan manajemen komoditas daging sapi. Maksudnya, pemerintah pusat mampu menjaga suplai dan permintaan stok daging sapi, agar harga daging tidak melambung tinggi.

“Kementerian Perdagangan, memberi izin impor bukan lagi memakai sistem kuota. Tetapi, saat ini melihat pergerakan harga dan sesuai dengan ketersediaan di pasar,” kata Harrey saat dihubungi,  Minggu (20/7).

Menurut Harrey, saat ini harga daging sapi yang dijual di pasar adalah Rp 95-Rp 105 per kilogram (kg). Sebutnya, harga itu akan tetap bertahan. Karena suplai daging, aman. “Yang jadi masalah, jika stoknya tidak ada. Sementara disisi lain permintaan tinggi, inilah yang menyebabkan harga menjadi melambung,” ucapnya.

Harrey menjelaskan, selama Ramadhan rata-rata DP2K melakukan pemotongan sebanyak 42-50 ekor sapi dengan berat 200-250 kg per ekor setiap harinya.  Diijelaskan dia, berapapun kebutuhan daging sapi di  Palembang, pihaknya siap memenuhinya. “Berapa banyak kebutuhan, kami siap. Stok kami banyak. Tapi, biasanya setiap H-4, kami memotong lebih banyak yakni 70-100 ekor setiap harinya,” bebernya.

Tetapi sambung Harrey, jika memang ada kenaikan harga, tu biasa karena hal itu psikologi pasar jelang lebaran, dan masyarakat juga sudah paham. “Kalau ada kenaikan sedikit, wajar. Tapi yang pasti kalaupun ada kenaikan, masih bisa terjangkau oleh masyarakat,” ulasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Palembang, Juni Haslani mengatgatakan, harga tidak akan naik, jika ada kepastian soal stok tetap aman.

Sebenarnya, sampai sekarang, stok dari pusat soal impor tetap aman tidak ada hambatan. “Hanya saja pedagang yang ingin mendapatkan untung lebih. Dengan alasan momen Lebaran. Dan itu sudah biasa terjadi,” tukasnya.

 

TEKS           :  ALAM TRIE PUTRA

EDITOR        : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster