Erol Kecewa Atas Kinerja Tim Dokter SFC

 294 total views,  2 views today

Erol Iba

Erol Iba

PALEMBANG – Bek veteran Sriwijaya FC mengaku kecewa terhadap kinerja dokter tim yang tidak maksimal dalam mengatasi  cedera pemain. Apalagi setelah kondisi cedera yang dialaminya perlu penanganan serius, dirinya  harus menempuh  operasi ringan sebagai jalan penyembuhan lutut kaki kirinya.

Menurut pemain asal Papua ini, seharusnya dokter tim SFC lebih aktif dalam memantau seluruh kondisi terakhir pemain, bukan cuma pemain yang terkena cedera saja, karena itu sudah merupakan kewajiban seorang dokter tim.

Erol menjelaskan, sejak dirinya mengalami cedera di lutut kiri, lantaran ada urat yang sobek saat putaran pertama melawan Barito Putera (4-5) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, dr Victor cuma sekali melakukan komunikasi langsung dan melihat kondisi cederanya. Selebihnya hanya dilakukan lewat telepon dan ditangani oleh fisioterapis tim, Arie Hidayat

Ia pun mengaku, bila terapi yang kini dijalani bersama pemain SFC lainnya, Firdaus Ramadhan  di Klinik Aji Waras, Jakarta atas inisiatif sendiri dan bukan rekomendasi dari tim dokter Sriwijaya FC, walaupun segala biaya ditanggung oleh manajemen.

”Saya kecewa dengan dokter tim (SFC) karena kesimpulan dari dr Kukuh (mantan fisioterapis timnas U-23 SEA Games 2013 lalu) tidak sama dengan dr Victor mengenai cedera saya ini, padahal dia sudah melihat sendiri hasil MRI dari Rumah Sakit Siloam,” sesal Erol.

Erol menambahkan, menurut pemeriksaan yang dilakukan dr Kukuh, ado urat kaki kirinya yang sobek, sehingga harus segera dirujuk ke dokter ahli bedah, untuk penanganannya. Sementara hasil analisa dr Victor tidak seperti itu. Andai saja dr Victor punya kesimpulan yang sama dengan dr Kukuh, maka dia meyakini kondisinya saat ini sudah pulih.

“dr Kukuh bilang, sebenarnya jika analisa awalnya benar dan segera ditangani dengan cepat, tidak perlu waktu lama untuk menyembuhkan cedera saya ini. Tapi saat itu dr Victor bilang tidak ada cedera yang serius, setelah melihat hasil MRI,”tuturnya.

Akan tetapi setelah hasil MRI di Palembang sebelumnya dibawa Erol ke Jakarta dan dilihatkanlah kepada dr Kukuh, ternyata sangat berbeda dan baru diketahui jika ada urat yang sobek.

“Saat ini saya masih menjalani terapi, tapi dari hasil check up di RS Siaga, berdasarkan rujukan dari Klinik Aji Waras. Saya disarankan untuk melakukan operasi ringan austhroscopy. Insyaallah malam ini (tadi malam) suratnya saya ambil dan lusa pulang ke Palembang. Tinggal nanti tim dokter SFC yang menindaklanjutinya,”ungkapnya.

Sementara itu, Dokter tim SFC, Dr Victor mengatakan, untuk tindakan medis biasanya meneruskan rujukan dan hasil pengamatan dari Dokter ahli dan berdasarkan pemeriksaan dari Rumah Sakit Siloam, Palembang, saat pemeriksaan MRI, cedera yang dialami Erol Iba tidak terlalu signifikan yang menunjukkan bahwa mantan bek Semen Padang ini harus melakukan operasi.

“Memang ada sedikit radang akibat benturan ataupun salah tumpuan yang terjadi, itu wajar pada pemain bola. Hanya saja  tidak ada yang serius,” kata Dr Victor.

“Dari awal terapi sampai sekarang sudah banyak kemajuan, hanya memang ada sedikit kekakuan saat gerakan otot mengulur maksimal. Untuk kemajuan gerakan cukup baik, tetapi belum bisa tampil latihan secara maksimal,” imbuhnya.

 

TEKS : IQBAL

EDITOR : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster