Ketika Stok TNKB Kosong

 129 total views,  2 views today

nopol-kendaraan-siap

Foto : IST

PALEMBANG – Sejumlah masyarakat di Sumatera Selatan banyak yang mengeluhkan ketiadaan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) atau kerap dikenal dengan pelat nomor polisi sejak beberapa bulan terakhir. Keadaan ini cukup membuat resah masyarakat yang baru melakukan pembelian kendaraanya karena tidak bisa digunakan untuk jarak yang jauh.

Salah seorang warga Kayuagung OKI, Yulian Adinata mengatakan, dirinya melakukan pembelian mobil pada Februari lalu namun hingga kini pelat kendaraannya tak kunjung keluar hal ini membuatnya terpaksa menggunakan pelat bodong atau menggunakan pelat nomor yang dipesannya dari jasa pembuat TNKB di tepi-tepi jalan. Meski bukan TNKB asli yang resmi, dia mengatakan tak memiliki pilihan lain karena TNKB dari kendaraan bermotor roda empat miliknya belum dapat diambil “Kita menggunakan pelat bodong ini was-was di jalan karena bisa kena tilang polisi,”ungkapnya.

Biasanya, lanjut dia, TNKB resmi dari kepolisian sudah bisa diperoleh setiap pemilik kendaraan paling lambat dua bulan setelah pembelian. Itu pun diperoleh bersama dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Menurut pihak dealer, keberadaan TNKB pun belum bisa dipastikan bulannya.
“Yang pasti katanya tahun depan, jadi ya sekarang terpaksa pakai pelat nomor palsu,” tambah dia.

Terpisah Budi Irawan, warga Tugu Mulio OKI mengaku, meski telah mengantongi STNK yang diberikan pihak dealer, dirinya belum memiliki TNKB asli dari kepolisian. “Ketika saya minta, pihak dealer bilang pelat nomor di kepolisian sedang habis,” tutur dia.

Dia sempat merasakan kebingungan dengan jawaban pihak dealer karena merasa khawatir terkena sanksi tilang apabila operasi lalu lintas digelar. Namun, dengan saran pihak dealer untuk sementara menggunakan TNKB yang dapat dibuat di tepi jalan, dia pun juga akhirnya menggunakan TNKB tak resmi itu. “Mau bagaimana lagi, toh pelat nomornya tidak ada karena memang di kepolisiannya pun tidak ada. Kalau suatu waktu ditilang karena TNKB tak asli ini, ya saya rasa tidak bisa begitu karena kepolisian pun tak ada materialnya kan,” tegas dia.

Sementara itu, terkait kekosongan material pelat kendaraan ini, Dirlantas Polda Sumsel,  Kombespol Drs. Suharsono, SH, MM  mengatakan, masyarakat tidak perlu resah lagi, karena  dalam waktu dekat pelat kendaraan akan segera didistribusikan. “Material pelat sudah di Palembang, namun untuk ukuran terbaru saat ini masih dalam proses pembuatan, karena untuk ukuran sedikit berbeda dengan ukuran yang lama,” katanya. Seraya berkata Keadaan ini bukan terjadi di Sumsel , namun seluruh Indonesia mengalami hal yang sama.

TEKS : IQBAL

EDITOR : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster