Sumsel Diyakini Siap untuk Asian Games XVIII

 70 total views,  3 views today

Komplek Olahraga Jakabaring Palembang | Dok KS

Komplek Olahraga Jakabaring Palembang | Dok KS

PALEMBANG – Deputy V Bidang infrastruktur Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Gatot S Dewobroto menyebut, Sumsel sangat siap untuk menjadi tuan rumah Asian Games XVIII pada tahun 2019 nanti.

Hal ini disampaikan Gatot saat bertemu dengan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin di ruang kerja gubernur, Selasa (15/7).  Menurutnya, dengan berbagai venue berstandar internasional di kompleks olahraga Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumsel cukup layak untuk menjadi tuan rumah even lima tahunan sekali itu.

Apalagi jelasnya, pasca Islamic Solidarity Games (ISG) lalu, kondisi venue-venue tersebut masih sangat terawat dan terus dipergunakan untuk event-event kejuaraan level nasional maupun internasional. “Saya sangat mendukung dan yakin Sumsel, menjadi tuan rumah Asian Games,” ucapnya.

Lebih lanjut Gatot mengatakan, negara-negara yang akan berpartisipasi di Asian Games jumlahnya lebih banyak daripada di SEA Games ataupun ISG. “Sumsel sangat berpengalaman dalam melaksanakan event-event internasional,  jadi kami yakin akan kepastian Sumsel sebagai tuan rumah agenda olahraga yang se-Asia ini,” akunya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin mengungkapkan kesiapan Sumsel menjadi tuan rumah Asian Games ini tidak main-main. Apalagi dengan waktu kesiapan yang panjang dan sarana penunjang juga sangat tersedia, ia yakin Sumsel akan menjadi tuan rumah yang baik dan sukses.

“Kita yakin dan sudah sangat siap menjadi tuan rumah. Kita bisa lihat pengalaman beberapa waktu lalu, dengan waktu hanya 11 bulan kita bisa menyulap 234 hektar rawa-rawa menjadi kawasan olahraga terpadu di JSC,” tegasnya.

Disinggung mengenai jika dibagi dua provinsi menjadi tuan rumah, Alex mengaku tak jadi masalah asalkan openning and closing ceremony dilaksanakan di Palembang. “Kita minta kepada IOC untuk cabang-cabang olahraga yang utama seperti sepakbola, menembak, renang, atletik, dan tenis agar dimainkan di Palembang.Sebab venue nya tersedia dan berstandar internasional,” tukasnya.

Sebagai informasi, Indonesia baru sekali menjadi tuan rumah Asian Games, yakni pada 1962 di era Presiden Soekarno. Dari 16 event Asian Games yang sudah digelar sejak 1951, Indonesia hanya sekali menempati peringkat lima besar, yakni pada Asian Games IV di Jakarta.

 

TEKS              : IMAM MAHFUZ

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster