Bagi Sopir Angkutan Lebaran, Wajib Ikuti Tes Kesehatan

 205 total views,  2 views today

Ilustrasi | Google Image

Ilustrasi | Ist

PALEMBANG – Demi menekan angka kecelakaan lalu lintas pada arus mudik dan balik mendatang, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel akan mewajibkan setiap pengemudi angkutan umum yang melayani angkutan lebaran, untuk melakuan pemeriksaan kesehatan.

Pemeriksaan kesehatan itu kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Sumsel, Fenty Aprina, akan dilakukan di terminal-terminal. Jika memang kesehatan sopir tersebut tidak baik, maka disarankan untuk tidak mengemudi.

“Kita juga melakukan tes alkohol, apakah dia menggunakannya atau tidak karena dilarang untuk mengemudikan kendaraannya dalam keadaan mabuk,” terang Fenty di Kantor Gubernur Sumsel, Selasa (15/7).

Selain melakukan pemeriksaan di terminal  jelas Fenty, Dinkes juga menyulap setiap Puskesmas yang berada di pinggir jalan, untuk dijadikan posko kesehatan. “Kita juga nanti akan bergabung dengan posko-posko yang dibentuk tim di jalan raya, dan stand by selama 24 jam,” cetusnya.

Didalam posko tersebut, nantiya sudah disiapkan tim kesehatan serta obat-obatan yang dapat dimanfaatkan pemudik. Selain itu, pihaknya juga menyiapkan sebuah ambulan di posko yang bisa digunakan jika sewaktu-waktu ada keadaan emergency.

“Jadi, dalam posko itu kita siapkan seorang pengemudi ambulan serta dua orang tenaga kesehatan yang berfungsi memberikan pertolongan pertama. Nah, setiap dokter stand bye di Puskesmas atau RS yang ada di dekat lokasi tersebut,” terang Fenty.

Disinggung mengenai waktu, pihaknya sendiri biasanya mulai bekerja saat H-7 lebaran. Mereka menyesuaikan waktu dengan tim-tim mudik lainnya. “Dalam waktu dekat ini juga akan dilakukan rapat koordinasi bersama stakeholders di Mapolda untuk persiapan final arus mudik,” cetus Fenty.

Terpisah, Kepala Bidang Lalulintas Angkutan Jalan (LLAJ) dan Perkeretaapian Dishubkominfo Sumsel,  Sudirman HM mengatakan,   Berdasarkan data yang dimiliki pihaknya, total terminal yang akan dijadikan posko yakni sebanyak 7 terminal tipe A, 24 terminal tipe B, dan 17 terminal tipe C.

Sedangkan, untuk PPT ada lima yang tersedia yakni Pematang Panggang, Senawar Jaya, Kota Baru, Simpang Nibung, dan Merapi. “Disana bisa dijadikan rest area bagi para supir yang mengantuk dan kelelahan dalam perjalanan. Karena memang kita menghimbau untuk mengemudi dengan aman agar menekan angka kecelakaan selama arus mudik,” tukasnya.

 

TEKS              : IMAM MAHFUZ

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster