Tidak Senang Difoto Bos Minyak Aniaya Tiga Anggota LSM

 330 total views,  2 views today

PALEMBANG – Diduga telah menganiaya tiga anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Merah Putih Palembang, seorang bos  minyak yang berada di kawasan Kapupaten Ogan Ilir (OI), dilaporkan ke pihak kepolisian, Senin (14/7).

Tidak terima telah dianiaya oleh bos minyak tersebut, tiga anggota LSM yang bernama David, Rudi, dan Syaiful, mendatangi Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel).

Ketiganya melaporkan peristiwa penganiayaan yang dilakukan pemilik bahan bakar minyak (BBM) yang diduga ilegal di Km 8 Pemulutan OI Sumsel beberapa saat sebelum membuat laporan di Polda Sumsel.

Akibat peristiwa itu, David dan dua rekannya menderita luka di beberapa bagian tubuh. David menderita luka gores di kepala, luka tusuk di paha kanan, dan luka memar di perut.

Sementara Rudi menderita luka memar di punggung, dan Syaiful menderita luka memar di dada. Ketiganya berharap, pelaku penganiayaan yang jumlahnya sekitar 20 orang segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Dijumpai usai membuat laporan, David mengatakan, kejadian bermula saat ia bersama dua rekannya mendatangi lokasi kejadian. Tujuan ketiganya untuk memeriksa apa benar di lokasi itu ada bisnis penimbunan BBM ilegal yang sudah berjalan lebih dari satu tahun.

“Kita menerima informasi itu dari masyarakat. Sebagai kontrol sosial, kita mendatangi langsung lokasi untuk membuktikan benar atau tidaknya informasi itu,” kata David.

Datanglah David dan dua rekannya ke lokasi kejadian. Diungkapkan David, lokasi tersebut rupanya memang terdapat penimbunan berbagai jenis BBM. Mulai dari bensin hingga pertamax ada di lokasi tersebut.

Untuk alat bukti, David dan dua rekannya mengambil beberapa gambar melalui kamera. Sayang, aksi ketiganya diketahui pemilik BBM dan rekan-rekannya. Tanpa sepatah kata, David dan kedua rekannya dianiaya oleh pemilik BBM dengan benda tajam dan tumpul.

Beruntung bagi David dan kedua rekannya karena berhasil meloloskan diri. “Kita kenal yang memukuli kita. Empat diantaranya merupakan saudara kandung,” kata pria berambut keemasan ini.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Djarod Padakova, sudah menerima laporan korban. Selain itu, saksi yang diajukan pelapor sudah dimintai keterangan.

“Ketiganya juga sudah diarahkan untuk berobat terlebih dahulu di RS Bhayangkara Palembang. Laporan ini akan kita telusuri dengan mencari keberadaan terlapor. Jika terbukti bersalah, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” kata Djarod.

 

TEKS: Oscar Ryzal

EDITOR: SARONO P SASMITO





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster