Ketua DPRD Palembang Diperiksa 8 Jam

 85 total views,  3 views today

Ketua DPRD Kota Palembang, Ahmad Novan | Antaranews.com

Ketua DPRD Kota Palembang, Ahmad Novan | Antaranews.com

PALEMBANG – Ketua DPRD Kota Palembang, Ahmad Novan mengakui, bahwa pemeriksaan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (11/7) terhadap dirinya merupakan sebuah pemeriksaan dalam kapasitas sebagai ketua tim sukses pasangan Romi-Harnojoyo saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Palembang 2013 lalu.

“Masih berkaitan dengan kasus RH. Tapi, kapasitas saya selaku ketua tim sukses,” cetusnya saat dibincangi, usai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Palembang, Senin (14/7).

Cerita Novan, adapun  pertanyaan yang dilayangkan KPK ada sebanyak 15 pertanyaan. Tuturnya, penyidik hanya menanyakan soal proses membawa saksi ke Mahkamah Konstitusi (MK) saat di gelar sidang permohonan sengketa Pilkada Palembang.  Alhasil, selama gugatan bergulir di MK, ada sebanyak 16 saksi yang menjadi pertanggungjawaban.

“Saat itu, ada 5 kotak suara yang di buka dan ditemukan kekurangan suara pasangan RH sebanyak 31 suara, dan saya diperiksa lebih kurang 8 jam,” ungkapnya.

Kini, Novan berharap, pasca di tahannya RH, seluruh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang harus terus melayani publikasi sesuai tupoksinya.

“Jangan terpancing dengan provokasi yang menginginkan roda pemerintahan tidak berjalan sebagaimana mestinya,” pintanya.

Ketika ditanyakan terkait adanya desakan, bahwa kasus wali kota satu paket dengan wakilnya, Novan menjawab, hal tersebut tidak bisa dilakukan. Sebab, aturan dan perundang-undangan negara ini sudah jelas jadi tinggal diikuti saja proses yang akan berjalan.

“Kami juga sangat prihatin dengan adanya kasus yang menimpa Pak wali kota ini, tapi ini kenyataan yang harus kita terima,” Novan menyebutkan.

 

TEKS  : ALAM TRIE MARSATA

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster