Dalam Sehari, Dua Kasus Perampokan Terjadi

 279 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi

PRABUMULIH  – Tindakan pencurian disertai kekerasan selama puasa Ramadan ini semakin memprihatinkan. Selain tidak  pandang bulu siapa mangsanya, waktu yang dilakukan kawanan perampok ini juga tergolong berani dan sadis.

Dari catatan petugas medis RSUD Kota Prabumulih, Minggu (13/7/2014), terjadi dua kasus perampokan di dua lokasi berbeda, yaitu di Desa Purun, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI dan Desa Karang Endah, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim.

Beruntung, kedua korban perampokan ini masih selamat dan hanya menderita luka bacok ringan pada bagian tubuhnya. Seperti yang dialami korban Erma (32), warga Desa Tanah Abang, Kabupaten PALI. Ibu empat anak ini hanya menderita luka bacok pada bagian pergelangan tangan kanannya akibat terkena sabetan senjata tajam milik salah satu pelaku.

Namun demikian, pedagang makanan martabak dan kopi keliling ini terpaksa harus merelakan sepeda motor kesayangannya merk Yamaha Vega R, dibawa kabur oleh pelaku curas yang berjumlah 6 orang.

“Awalnyo mereka nak bacok laki aku, tapi terkeno tangan aku pak. Mereka wong enem (6) pak, duo bawa pistol (senpi), dan lainnyo bawa parang dan pedang, kami takut pak jadi kami enjoke be motor kami,” aku ibu 4 anak ini pasrah, saat ditemui di ruang perawatan IGD bedah kelas 3 RSUD Kota Prabumulih, Minggu siang.

Menurut korban, ketika itu dirinya bersama suaminya Sira (35), seperti biasa setiap pagi Minggu berangkat dari rumahnya menuju ke kalangan Desa Babat untuk berjualan martabak dan kopi dengan mengendarai sepeda motor. Sementara barang dagangannya telah diangkut duluan dengan menggunakan mobil pick up oleh pegawainya.

“Pas di jalan Desa Purun, kami dirampok. Mereka bawa motor dan memang kondisi jalan sepi dan ujan gerimis pak. Kejadiannyo jam 7 pagi tadi pak (kemarin), tapi untung be kami slamet,” kenang korban.

Kejadian serupa juga dialami Yanto (50), warga Jalan Sentosa RT 01, RW 003, Seberang Ulu, Kecamatan Plaju, Kota Palembang.

Pria setengah baya yang berprofesi sebagai sopir truk tangki minyak CPO (minyak sawit mentah) salah satu perusahaan swasta ini dirampok oleh 4 pria tidak dikenal (OTD) saat sedang istirahat di halaman parkir eks RM Bintang Sumatera, Desa Karang Endah, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim, tepatnya di Km 20 jalan perlintasan Prabumulih-Gelumbang, pada Minggu (13/7/2014) sekitar pukul 03.15 WIB.

Akibatnya, selain kehilangan uang sebesar Rp100 ribu, korban juga menderita luka robek panjang pada bagian dagu hingga leher, dan tangan kanan terluka akibat terkena sabetan pedang milik pelaku hingga nyaris menyebabkan korban kehabisan darah.

Beruntung korban saat itu masih bisa meloloskan diri dan menancap gas kendaraan truk tangkinya meninggalkan para pelaku. Korban sendiri sempat mendapat perawatan dari tim perawat Puskesmas Lembak, namun lantaran luka yang dialaminya cukup serius, akhirnya korban dirujuk ke IGD RSUD Kota Prabumulih.

“Korban masuk kesini sekitar pukul 05.00 WIB, setelah dirawat di IGD sekitar pukul 10.00 WIB. Korban oleh keluarganya dibawa ke Palembang,” terang petugas medis IGD RSUD Prabumulih, kepada media.

Kapolres Muara Enim AKBP M Aris SIk melalui Kapolsek Gelumbang AKP Mulyono SH, ketika dikonfirmasi membenarkan telah terjadi pencurian dengan kekerasan (curas ) di depan RM Bintang Sumatera yang sudah tutup sejak beberapa bulan lalu.

“Korban sendiri sempat mendatangi Polsek Lembak, dan setelah sempat mendapat perawatan di RSUD Prabumulih oleh keluarganya korban dirujuk ke RS Palembang. Saat kejadian TKP memang sepi, pelaku diduga 4 orang membawa senpi dan senjata tajam. Kerugian yang diderita korban sebesar Rp100 ribu, dan kasus ini masih kita selidiki,” pungkasnya.

 

TEKS   : IRSAN MATONDANG

EDITOR  : SARONO P SASMITO





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster