1000 Sembako Murah di Talang Ubi

31 total views, 3 views today

Heri Amalindo Pejabat PALI usai  membuka Bazar  di Lapangan Ampera Kelurahan Talang Ubi Timur

Heri Amalindo Pejabat PALI usai membuka Bazar di Lapangan Ampera Kelurahan Talang Ubi Timur | Foto : Dok kS

PALI – Di beberapa tempat dalam wilayah Kabupaten PALI harga karet jatuh sampai titik terendah. Hal ini membuat mayoritas masyarakat yang berprofesi sebagai penyadap karet menjerit. Harga karet dipasaran yang sebelumnya dihargai Rp 8.000/KG kini mencapai harga Rp 6.000.

Kesulitan masyarakat yang akan menghadapi lebaran dan tahun ajaran baru, membuat penjabat Bupati Penukal Abab Lematang Ilir mengambi sikap. Sedikitnya 1000 paket sembako murah dijual kepada masyarakat kurang mampu yang berada di kecamatan Talang Ubi.

“Sebetulnya jumlah 1000 paket ini terlalu sedikit untuk membantu masyarakat kita yang sedang mengalami kesulitan. namun karena masih kabupaten baru dan anggaran kita masih sedikit kita baru mampu membagikan 1000 paket. kedepannya, tentu APBD kita sudah meningkat dan julmah paket sembako murah akan kita perbanyak lagi,” kata Heri Amalindo saat membuka acara yang digelar di Lapangan Ampera Kelurahan Talang Ubi Timur.

Secara tertib, ribuan warga mengikuti antrian untuk menukar kupon yang sudah mereka terima dari kelurahan masing-masing.

Selain membagikan sembako murah, Pemkab PALI jua menggelar bazar ramadhan dilokasi yang sama. Bazaar yang diprakarsai oleh Dharma Wanita Persatuan Kabupaten PALI itu dibuka secara resmi oleh Penasehat DWP Kab PALI Ir Hj Sri Kustina Heri Amalindo.

“Bazaar ini sebagai bentuk kepedulian Dharma Wanita terhadap kesediaan komoditas murah kepada masyarakat. Kami berharap acara seperti ini dapat terus ditingkatkan sehingga Dharma Wanita dapat membktikan peran sertanya kepada masyarakat banyak,” jelas Sri Kustina saat memberikan sambutan.

Berbagai makanan khas dijajakan dalam stand yang mengelilingi lapangan Ampera tersebut, Mulai dari menu berbuka puasa, perhiasan sampai pakaian layak pakai.

Pantauan wartawan, stand pakaian layak pakai masih menjadi primadona masyarakat. Ratusan masyarakat nampak berdesakan memilih pakaian yang dijajakan.

 

TEKS  : INDRA SETIA HARIS

EDITOR : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com