Mulai H-7 Sampai H+7, Kendaraan Dialihkan ke Jalan Lingkar

 274 total views,  2 views today

 

EMPAT LAWANG – Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Empat Lawang memprediksi, akan terjadi peningkatan arus lalu lintas di wilayah Empat Lawang minimal 50 persen, pada arus mudik lebaran mendatang.

Untuk mengatasi kepadatan lalu lintas ini, Dishubkominfo akan mengurainya dengan mengalihkan arus lalu lintas dari titik rawan kemacetan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya di kawasan Pasar Tebing Tinggi ke Jalan Lingkar Kota Talang Gunung-Sekip, Tebing Tinggi.

“Kita alihkan sebagian kendaraan ke jalur lingkar kota, ini dilakukan untuk menghindari terjadinya penumpukan kendaraan di Pasar Tebing Tinggi,” kata Kepala Dishubkominfo Kabupaten Empat Lawang, H Choiri Badri ketika dibincangi di ruang kerjanya, Jumat (11/7).

Dijelaskan Choiri, kendaraan yang dialihkan ke jalan lingkar tersebut hanya untuk kendaraan dengan tonase ringan, misalnya kendaraan berukuran kecil seperti kendaraan pribadi , mini bus dan lainnya. Hal itu sebut Choiri dilakukan, karena kondisi jalan lingkar belumlah siap 100 persen.

Pengalihan arus tersebut jelasnya, akan dimulai H-7 hingga H+7 Idul Fitri, dengan pengawasan dan penertiban dibantu Polres Empat Lawang. “Kita mapping daerah rawan macet, seperti Pasar Tebing Tinggi. Tetapi hanya kendaraan ringan saja, sementara bus, truk dan kendaraan tonase berat tetap melintasi di Jalinsum,”  jelasnya.

Kenapa dibatasi kendaraan tonase ringan ? Choiri mengaku, kondisi jalan lingkar belum siap dilintasi kendaraan berukuran besar, dikarenakan dalam masa pemeliharaan. Selain itu, lubang-lubang besar di jalan lingkar masih dikerjakan tambal sulam oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga (BM). Namun demikian, diyakini bisa difungsikan untuk pengalihan arus kendaraan sementara.

Choiri menambahkan, guna membantu kesiapan arus lalu lintas itu, pihaknya menyiapkan 7 posko lebaran di Kabupaten Empat lawang, yakni di Rumah Makan Cemerlang, Simpang PLN, Simpang SMA 2 Talang Gunung, Musi Raya, Pasar Pendopo dan Kecamatan Muara Pinang.

Nah, pemudik dapat beristirahat di posko- posko ada pihaknya telah menyiapkan rambu-rambu lalu lintas, membantu arus mudik agar tidak tersesat ataupun terjebak macet. “Ada rambu-rambu portable di jalan lingkar agar pengendara tahu ada pengalihan arus,” ujarnya.

Pengalihan arus kendaraan disambut baik warga, namun diharapkan pada titik-titik tertentu jalan lingkar Tebing Tinggi harus ada pengawasan ekstra. Sebab, selain kondisi jalan belum siap, sepanjang jalan lingkar di kawasan Talang Gunung masih cukup sepi dan berpotensi rawan kriminalitas. “Bagus juga dialihkan, agar tidak terlalu padat dan macet di pasar,” aku Ibrahim (42), warga Kelurahan Pasar Tebing Tinggi.

Namun kata dia, jalan lingkar itu sepi dan belum maksimal. Bisa saja terjadi kecelakaan dan lebih parah lagi ada perampokan. “Harus ada pos jaga dibeberapa titik, guna mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan terjadi,” tukasnya.

 

TEKS              : SAUKANI

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster