Bawa 200 Ton Minyak Ilegal, Kapal Tanker Disegel

 337 total views,  2 views today

Ilustrasi Kapal Tanker | Ist

Ilustrasi Kapal Tanker | Ist

PALEMBANG, KS – Terkait penggrebekan minyak ilegal tapping sebanyak 200 ton asal Desa Teluk Betung Parit 4 Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Direktorat Reserse Kriminal Dan Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel), menyita dan menyegel kapal tangker berbendera Indonesia.

Hal ini langsung disampaikan oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumsel, Inspektur Jendral Polisi (Irjend Pol) Saud Nasution. Dijelaskan Saud, perkara penemuan 200 ton minyak mentah ilegal oleh TNI AD itu kini ditangani oleh Ditreskrimsus Polda Sumsel. “Tentunya, barang bukti yang berkaitan dengan penggerebekan itu sekarang diamankan Polda Sumsel untuk kepentingan penyelidikan. Perkara itu saat ini sudah diselidiki di Ditreskrimsus Polda Sumsel setelah kita menerima kordinasi dari Pangdam II Sriwijaya. Kita sudah mengamankan beberapa barang bukti dan saksi kita mintai keterangan. Kita juga akan kordinasi dengan pihak korem untuk mengungkap kasus ini,” kata Saud, Jumat (11/7).

Ketika ditanya siapa oknum di balik pengiriman 200 ton minyak mentah yang diduga ilegal ini, Saud belum bisa membeberkan lebih lanjut. Termasuk adanya dugaan adanya oknum aparat keoplisian yang memback-up pengiriman minyak mentah ini.
“Kita belum sampai pada kesimpulan itu. Semuanya masih dalam proses penyelidikan. Kita jangan mudah menuduh hanya karena berdasarkan ‘katanya,katanya’,” tegas Saud.

Seperti diketahui, TNI AD berhasil mengagalkan 200 ton minyak mentah yang sudah berada dalam kapal tanker berbendera Indonesia di dermaga Desa Teluk Betung Parit 4 Pulau Rimau Banyuasin Sumsel, Rabu (9/7) sekitar pukul 03.00 WIB.

Kapal tanker bertuliskan Healthy itu, menampung minyak mentah dan minyak solar illegal, hasil penyulingan tradisional yang didatangkan dari Musi Banyuasin (Muba). Minyak tersebut diduga akan dijual ke negara Myanmar. Pasalnya, dari 12 anak buah kapal (ABK), empat diantaranya berasal dari Myanmar. Satu lainnya dari India, lainnya dari Indonesia.

 

TEKS     : OSCAR RYZAL
EDITOR   : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster