Tunjangan Profesi Wajib Penuhi Dokumen Pengawasan

 211 total views,  2 views today

PAGARALAM – Sebagai alat pendukung agar tunjangan profesi dapat dicairkan, tugas para pengawas sekolah mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA mesti melampirkan dokumen pengawasan yang dilakukan ditiap-tiap sekolah yang menjadi wilayah kerjanya. Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kota Pagaralam, Drs Safrani, kemarin.

Menurutnya, bagi para pengawas sekolah dalam menjalankan tugas serbagai pengawas mesti didukung dokumen pengawasan. Karena bila tidak bisa memenuhi semua itu akan berakibat pada tidak bisa dicaerkannya tunjangan profesi pengawas yang bersangkutan alias nihil.

“Ya, jika tidak didukung dokumen-dokumen pengawasan maka tunjangan profesi bersangkutan tidak dapat di cairkan,” katanya.

Mesti diadakan sejumlah dokumen dimaksud lanjutnya, merupakan sebuah bukti bahwa pengawas sekolah memang benar-benar menjalankan tugas sebagaimana mestinya. Termasuk bertanggungjawab kepada pihak sekolah yang diawasi, tentunya demi kebaikan sekolah itu nantinya.

“Fungsi pengawas sekolah begitu vital terhadap kemajuan dan keberhasilan program sekolah. Selain itu, pihak sekolah pun bila ada pengawasnya dapat benar-benar menjalankan programnya dengan baik dan benar ataukah sebaliknya,” kata Safrani.

Ia menambahkan, jika ada program sekolah telah menjurus kearah yang tidak baik maka fungsi pengawalah yang mengontrolnya sebagai perpanjangantangan Disdikpora.

“Kendati demikian, sangat diharapkan adanya koordinasi yang baik antara pengawas dengan pihak sekolah,” ujarnya seraya berkata semua ini dilakukan demi terwujudnya keberhasilan dan kemajuan sekolah, begitu pula dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

 

TEKS      : ANTONI STEFEN
EDITOR   : RINALDI SYAHRIL

Tunjangan Profesi Wajib Penuhi  Dokumen Pengawasan
 
PAGARALAM KS
Sebagai alat pendukung agar tunjangan profesi dapat dicairkan,  tugas para pengawas sekolah mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA mesti melampirkan dokumen pengawasan yang dilakukan ditiap-tiap sekolah yang menjadi wilayah kerjanya. Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kota Pagaralam, Drs Safrani, kemarin.
   
Menurutnya, bagi para pengawas sekolah dalam menjalankan tugas serbagai pengawas mesti didukung dokumen pengawasan. Karena bila tidak bisa memenuhi semua itu akan berakibat pada tidak bisa dicaerkannya tunjangan profesi pengawas yang bersangkutan alias nihil.
   
"Ya, jika tidak didukung dokumen-dokumen pengawasan maka tunjangan profesi bersangkutan tidak dapat di cairkan," katanya.
   
Mesti diadakan sejumlah dokumen dimaksud lanjutnya, merupakan sebuah bukti bahwa pengawas sekolah memang benar-benar menjalankan tugas sebagaimana mestinya. Termasuk bertanggungjawab kepada pihak sekolah yang diawasi, tentunya demi kebaikan sekolah itu nantinya.
   
"Fungsi pengawas sekolah begitu vital terhadap kemajuan dan keberhasilan program sekolah. Selain itu, pihak sekolah pun bila ada pengawasnya dapat benar-benar menjalankan programnya dengan baik dan benar ataukah sebaliknya," kata Safrani.
   
Ia menambahkan, jika ada program sekolah telah menjurus kearah yang tidak baik maka fungsi pengawalah yang mengontrolnya sebagai perpanjangantangan Disdikpora. 
   
"Kendati demikian, sangat diharapkan adanya koordinasi yang baik antara pengawas dengan pihak sekolah," ujarnya seraya berkata semua ini dilakukan  demi terwujudnya keberhasilan dan kemajuan sekolah, begitu pula dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.
 
TEKS:ANTONI STEFEN
EDITOR:RINALDI SYAHRIL
 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster