Bocah 6 Tahun Terseret Arus dan Tenggelam

 233 total views,  2 views today

Ilustrasi Tenggelam

Ilustrasi | Dok kS

INDERALAYA  – Suasana duka  menyelimuti keluarga Amir (35) dan  Joneti (30) warga Desa Kalampadu, Kecamatan Muarakuang, Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Pasalnya,  Rabu (9/7), kemarin  Amir harus kehilangan  Agung (6) putra kesayangannya yang tewas tenggelam  di Sungai Ogan, Desa Kalampadu. Agung   terpeleset di tepi sungai saat hendak mandi.

Informasi yang dihimpun, Rabu pagi sekitar pukul 09.00 WIB, korban Agung bersama temannya Jagat (7), hendak mandi di Sungai Ogan yang jaraknya sekitar 200 meter dari kediamannya.

Saat di tepi sungai, entah kenapa Agung tiba-tiba terpeleset dan langsung tercebur di sungai yang dalam dan deras. Derasnya aliran sungai membuat tubuh Agung terseret arus lalu tenggelam.

Jagat yang melihat Agung terseret arus berusaha menyelamatkannya. Namun sayang, usahanya sia-sia. Jagat lalu bergegas menemui orang tua Agung yakni Amin.

Mendapat kabar tersebut, orang tua Agung bersama warga sekitar bergegas menuju sungai dan melakukan pencarian. Setelah hampir satu jam mencari, jasad Agung ditemukan di pinggir sungai yang berjarak 10 meter dari lokasi jatuh sudah dalam keadaan tewas.

Korban pun dibawa pihak keluarga di Puskesmas Muara Kuang dan selanjutnya ke rumah duka.

Adam (37), warga Desa Kalampadu,mengatakan, dirinya sempat melihat Agung dan Jagat menuju sungai untuk mandi bersama. “Katanya Agung kepeleset dan langsung tercebur sungai. Kita dapat informasi dari temannya Jagat dan langsung melakukan pencarian. Setelah ditemukan, Agung sudah tewas,” ungkapnya, Kamis (10/7) kemarin.

Sementara itu, teman korban yakni Jagat menceritakan, dirinya saat itu sedang mandi dan main terjun-terjunan di Sungai Ogan. Saat Agung terpeleset ke sungai tidak keluar lagi, langsung Jagat dan temannya terjun ke sungai untuk mencari  Agung.

“Kami mandi bertiga, Agung tercebur ke sungai dan tidak keluar lagi. Akhirnya kami terjuni mau cari Agung,” ujar Jagat sambil menangis.

Amir orang tua korban belum bisa bercerita banyak terkait musibah tersebut dan terlihat masih shock.

 

Teks : Junaedi Abdillah

EDITOR: SARONO P SASMITO 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster