Jukir Tewas, Penjaga Malam Sekarat

 234 total views,  2 views today

PAGARALAM KS – Naas dialami Yudistira (18), warga Talang Jeruk, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Pagaralam Selatan ini, tewas akibat terkena tusukan senjata tajam (Sajam) yang dilakukan kawanan pemuda, dan Joni (35) Warga Talang Pauk Kelurahan Sokorejo, Kecamatan Pagaralam Utara, nyaris tewas dengan tusukan senjata tajam di sekujur tubuh dikeroyok penjaga malam.

Kedua insiden tersebut  terjadi, Senin (7/7) pukul 17.15 WIB dan 19.30 WIB di lokasi berbeda yaitu jalan gunung Kelurahsn Bangun Rejo, Kecamatan Pagaralam Selatan dan di depan Apotik Kite,  Kelurahan Beringin Jaya, Kecamatan Pagaralm Utara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari aparat kepolisian, penusukan terhadap korban Yudistira bermula saat dirinya sedang nongkrong di Tempat Kejadian Perkara (TKP), jelang berbuka puasa. Tiba-tiba, kawanan pemuda berjumlah 4 orang menggunakan dua sepeda motor menghampiri korban. Pertemuan sempat diawali terjadinya keributan. Tak lama, usai cekcok mulut, entah siapa yang memulai terjadi perkelahian. Salah seorang pelaku tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam berusaha menusuk korban.

Mendapat serangan tak seimbang, senjata tajam pelaku akhirnya mengenai bagian pinggul belakang korban. Akibat luka tusukan satu liang, membuat korban tak berdaya dengan bersimbah darah di lokasi kejadian. Para pelaku yang melihat korban dalam keadaan tak berdaya langsung kabur. Tak lama berselang, warga yang melihat korban terkapar bersimbah darah langsung membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Besemah Kota Pagaralam guna mendapatkan pertolongan medis. Namun sayang, luka tusukan menembus pinggang membuat korban Yudistira meregang nyawa, dan selanjutnya langsung dibawa ke rumah duka.

Sementara Joni mengalami luka parah setelah dikeroyok sejumlah pemuda yang diduga penjaga malam diseputaran pasar Pagaralam. Korban Joni setelah dikeroyok mengalami luka parah dan berupaya minta bantuan polisi, tapi para pelaku tetap melakukan pengejaran dengan membawa sajam. Dalam kondisi luka parah korban berhasil dibantu petugas yang kebetulan sedang berada di lokasi kejadian dan langsung membawanya ke UGD Rumah Sakit Besemah untuk dilakukan perawatan.

Kapolres Pagaralam AKBP Saut P. Sinaga, melalui Kapolsek Pagaralam Selatan Iptu Wantoro, dan Kapolsek Pagaralam Utara AKP Mursal, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa penusukan terhadap warga Talang Jeruk yang berprofesi sebagai juru parkir.

“Ya, dugaan sementara dari pengembangan anggota di lapangan, keributan berujung penusukan. Sehingga korban tewas, dipicu masalah hasil parkir pada saat pelaksanaan Besemah Expo di kawasan Alun-alun Selatan, Kelurahan Nendagung, Kecamatan Pagaralam Selatan beberapa pekan lalu,” kata Wantoro.

Kendati demikian katanya, kasus ini masih dalam tahap pengembangan di lapangan.

“Korban meninggal terkena luka tusukan sajam di bagian pinggang belakang. Sementara identitas para pelaku sudah kita ketahui dan masih dalam pengejaran,” terangnya.

Sedangkan korban Joni,  dikeroyok pemuda yang sama-sama penjaga malam  saat malam kejadian. “Hasil pemeriksaan medis, korban mengalami luka tusuk di kepala, leher, perut, kaki dan tangan,” ujarnya seraya berkata semua tersangka masih dalam pengejaran dan semua sudah diketahui keberadaannya.

TEKS:ANTONI STEFEN
EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster