Pedagang Online Harus Bayar Pajak

 264 total views,  2 views today

Ilst. Pajak Online

Ilst. Pajak Online

PALEMBANG – Pemerintah menyatakan telah menemukan cara untuk mengenakan pajak pada perdagangan online (e-commerce). Caranya dengan menggandeng perusahaan piranti lunak (software) terkenal di dunia.

Menurut Fajdar Julianto, Kepala Bidang Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Derektorat Jenderal Pajak Kanwil DJP Sumatera Selatan Dan Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, saat ini pihaknya belum mendengar dengan adannya program yang menyebutkan bahwa pedagang online akan dikenakan pajak.

“Kita belum mendapat rilis dari pusat, jadi saat ini kita belum tahu dengan adanya program tersebut,” ujar Fajdar saat diwawancarai Kabar Sumatera diruang kerjanya, Senin (7/7).

Namun menurut Fajdar, untuk pembayaran pajak sebenarnya dikenakan bagi setiap usaha yang mendapatkan hasil, baik itu usaha perorangan maupun skala banyak . Seperti pedagang online ini juga harus dikenakan pajak karena perdagangan ini juga mendapatkan hasil, seperti beberapa toko online-online yang suda terkenal saat ini. Oleh sebab itu mekanisme dan cara mengentrolnya yang saat ini masih di upayakan oleh pemerintah.

“Saat sistemnya yang masih dicari untuk menerapkan pembayaran pajak terhadap pedagang online, namun pemerintah terus berupaya agar semua usaha yang mendapatkan hasil agar taat untuk membayar pajak,” ungkap Fadjar.

Lanjut Fadjar, dalam lima tahun terakhir ini, untuk bisnis online cukup mengiurkan, wajar saja jika banyak masyarakat berbisnis ini. Terlepas dari itu ada hal yang perlu diperhatikan oleh pelaku usaha bisnis online, yaitu berdasarkan UU nomor 36 tahun 2008, bagi pemilik usaha harus membayar pajak.

“Jadi kesimpulannya bagi yang mempunyai usaha baik itu berpenghasilan kecil maupun besar harus wajib untuk membayar pajak,” tutupnya.

 

TEKS : AMINUDDIN

EDITOR : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster