Pasang Amper Listrik Rp 5 juta ?

 262 total views,  2 views today

Pemasangan Amper Listrik PLN | Dok KS

Pemasangan Amper Listrik PLN | Dok KS

TEBINGTINGGI – Masyarakat Kabupaten Empatlawang akhir-akhir ini resah menyusul ulah oknum petugas PT PLN WS2JB Cabang Lahat Ranting Tebingtinggi yang diduga melakukan pungli pemasangan ampermeter pelanggan baru. Walhasil, tarif pasang amper listriku pun di angka Rp 5 juta.

Ironis, pemasangan tersebut melebihi angka yang telah ditetapkan oleh PT PLN WS2JB Cabang Lahat Ranting Tebingtinggi. Masing-masing pelanggan bahkan dipatok harga cukup fantastis mencapai Rp 5 juta per kepala rumah tangga.  Hal ini jadi temuan LSM Revolusioner perwakilan Empatlawang di beberapa desa.

“Kita menduga ada pungli dengan pembesaran biaya pemasangan listrik itu telah lama, tetapi beberapa bulan ini kita baru dapat buktinya. Kita telah menerima laporan dari warga,” beber Emed perwakilan LSM Revolusioner, Senin (7/7).

LSM ini berharap, agar kejadian ini menjadi perhatian khusus bagi managemen PLN Tebing Tinggi, di tengah-tengah pelayanan yang tidak maksimal yakni sering pemadaman listrik, ditambah lagi kasus seperti ini.

Hal ini sebut Emed, diduga menyalahi  keputusan Direksi PT.PLN No.225 K/010/DIR/2000 tanggal.5 Oktober 2000 tentang hukum disiplin terhadap pelanggaran tertentu.

Selanjutnya meminta management menindak tegas ulah oknum tersebut, sebab telah merugikan masyarakat itu sendiri. Bukan hanya itu, bisa jadi warga ogah memasang listrik gara-gara tarif pemasangan ampere meter baru terlalu melambung tinggi.

“Ini tidak bisa dibiarkan, harus ada tindakan tegas,” cetus Emed.

Selain itu ungkap Emed, ditemukan juga petugas P2TL PLN melakukan tebang pilih sanksi kepada pelanggan yang menyalahi aturan.

“Ada beberapa pelanggan karena kenal tidak dikenakan sanksi,” keluhnya.

Sementara itu Seksi Distribusi PT PLN Tebingtinggi, Gema mengungkapkan belum mengetahui adanya temuan LSM Revolusioner. Namun dia berjanji akan menindak tegas apabila ada ulah oknum karyawan PT PLN bertindak nakal terhadap masyarakat.

“Nanti kita tindak lanjuti,” tukasnya.

 

TEKS     : SAUKANI

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster