Kakek Renta Kepergok Bawa 1,9 Ton Minyak Ilegal

 242 total views,  2 views today

Ilustrasi Minyak

Ilustrasi Minyak | Ist

PALEMBANG – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel), unit tindak pidana tertentu (Tipiter) berhasil meringkus seorang kakek renta yang tengah membawa 1,9 Ton bahan bakar minyak (BBM) hasil ilegal tapping, Jumat (4/7) sekitar pukul 01.00 WIB.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Sugiarto (78) digelandang ke Polda Sumsel, berikut barang bukti minyak sulingan solar sebanyak 1,9 ton dari Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin.

Minyak sebanyak 1,9 ton ini merupakan milik Us (DPO) warga Betung yang dimuat dengan mengunakan Mobil Dihadshu Grand Mex BG 9472 XX warna silfer yang disopiri kakek renta asal Betung ini.

PenaNgkapan berawal berawal berdasarkan informasi masyarakan jika Sugiarto sering membawa minyak Sulingan solar ilegal yang berasal dari Sungai Angit, Kabupaten Musi Banyuasin.

Mendapat laporan tersebut Polda Sumsel melalui unit Tipiter Polda Sumsel, pimpinan Komisaris Polisi (Kompol) Tito Deni melakukan penyelidikan, lebih kurang satu minggu melakukan penyelidikan alhasil berhasil diamankan Sugiarto beserta barang bukti Grand Mex BG 9472 XX dan 1,9 ton minyak.

Usai ditangkap pelaku dan barang bukti langsung diamankan ke Mapolda Sumsel guna pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan yang dllakukan unit Tipiter Polda Sumsel Sugiarto mengaku jika minyak yang dirinya angkut merupakan milik Us yang dibeli dari Sungai Angit.

Sementara itu Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumsel, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) R Djarod Padakova membenarkan adanya penangkapan minyak tersebut.

“Pelaku dan barang bukti sudah kami amankan di Mapolda Sumsel, saat ini Unit tipiter Polda Sumsel sedang mencari keberadaan Us yang berdasarkan keterangan pelaku merupakan pemilik minyak tersebut,” kata Djarod.

Ditambahkan Djarod jika terbukti bersalah pelaku bisa dikenakan pasal 22 Tahun 2001 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara.

 

TEKS    : Oscar Ryzal

EDITOR   : SARONO P SASMITO





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster