Tiga Tahun, PAD Empatlawang Over Target

 1,414 total views,  2 views today

Tugu Emass Salah satu Icon Kab Empat Lawang

Tugu Emass Salah satu Icon Kab Empat Lawang

  • 2013 Tembus 145,68 Persen

PERTUMBUHAN ekonomi Kabupaten Empatlawang kian terarah jelas. Dalam hitungan usia ke 7 tahun pasca pemekaran dari Kabupaten Lahat pada April 2007 lalu, peningkatan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) hampir tembus Rp 1 Triliun di tahun 2014 serta disusul juga keberhasilan pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melebihi target dalam tiga tahun terakhir yaitu 2011, 2012 dan 2013.

Maksimalnya pencapaian PAD Empatlawang di bawah kepemimpinan Bupati H Budi Antoni Aljufri, SE, MM (HBA) menjadi salah satu bukti keberhasilan visi misi menuju Empatlawang EMASS  Nan Gemilang serta kesejahteraan masyarakat.

Berdasarkan data bersumber dari Dinas Pendapatan Pengelolaan  Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Empatlawang, target PAD terus ditingkatkan dari tahun ke tahun. Terhitung tahun 2010 dari target PAD sekitar Rp 12 miliar per tahun, tercapai hingga Rp 11,5 miliar atau sekitar 94 persen.

Ketika itu, beberapa sektor pajak dan retribusi diantaranya pajak hotel, restaoran dan lainnya belum digenjot secara maksimal. Namun demikian puncak kesuksesan pencapaian PAD dimulai 2011, dengan target sekitar Rp 12 miliar tercapai over target sekitar Rp 18, 4 miliar atau 127,6 persen.

Sementara penc apaian PAD pada 2012, dari target sekitar Rp 14 miliar, tercapai over target cukup significan sekitar Rp 22 miliar atau sekitar 146, 82 persen. Begitu juga dengan pencapaian PAD 2013 lalu, dari target sekitar Rp 16 miliar tercapai over target sekitar 145,68 persen atau Rp 24, 2 miliar.

Sementara untuk PAD 2014 ini, pada semester pertama per 31 Mei dari target sebesar Rp 20 miliar sudah tercapai sekitar Rp 11,8 miliar atau sekitar 59 persen. Di proyeksi pencapaian PAD 2014 juga mengalami over target dan tembus Rp 30 miliar.

 

Table Pencapaian PAD Empatlawang (2010-2014).           

TahunTarget (Rp)Pencapaian (Rp)Persentase (%)Keterangan
201012 Miliar11, 5 Miliar94 %
201112 Miliar18,4 Miliar127,6 %Over Target
201214,6 Miliar22 Miliar146,82 %Over Target
201316 Miliar24,2 Miliar145,68 %Over Target
201420 Miliar11,8 Miliar59, 15 %Pencapaian per 31 Mei 2014, Diproyeksi Over Target

Sumber: DPPKAD Empatlawang dalam hitungan pembulatan.

Bupati Empatlawang, H Budi Antoni Aljufri melalui Kepala DPPKAD, M Daud, SE, MSi menjelaskan, keberhasilan pencapaian PAD over target bukan hanya keberhasilan pemerintah, namun terlebih berkat kerjasama positif semua pihak yang terlibat diantaranya para pengusaha yang berinvestasi di bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.

Dan terlebih, dorongan, ajakan dan motifasi diberikan bupati baik ke jajaran pemerintah, pengusaha dan masyarakat, menjadi tolak ukur visionernya kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam mencapai kesuksesan pembangunan.

Pencapaian terget PAD ini akan terus dimaksimalkan, seperti pada anggaran 2014 ini target PAD Empatlawang mencapai Rp 20 Miliar.

“Kita optimistis 2014 bisa over target lagi, dengan memaksimalkan beberapa sektor pajak dan retribusi yang ada,” kata Daud.

Sementara itu Bupati Empatlawang, H Budi Antoni Aljufri (HBA), menyampaikan, apresiasi atas keberhasilan pencapaian over target PAD sejak tiga tahun terakhir.

Oleh sebab itu, secara bertahap target PAD akan ditingkatkan hingga mencapai angka Rp 100 Miliar per tahun. Mengenai apresiasi positif ini, HBA menyampaikan bahwa bumi saling keruani sangi kerawati bukanlah daerah yang kaya. Tapi, dirinya bersama jajaran pemerintahan, DPRD dan masyarakat akan berupaya membangun demi tercapainya kesejahteraan masyarakat.

“InsyaAllah kita tidak mengedepankan kelebihan, namun lebih utama berupaya memberikan hasil positif bagi masyarakat. Sebagai daerah baru dan termuda, sangat wajar jika Empatlawang ini membutuhkan bantuan baik dari Provinsi Sumsel hingga ke tingkat pusat. Namun terpenting juga, bagaimana kita berhasil mengelola sumber PAD Empatlawang,” ungkap bupati defenitif dua periode di Empatlawang ini.

Selanjutnya ia menjelaskan, dalam konsef pembangunan dan kesejahteraan masyarakat pihaknya membentuk tiga zona di Kabupaten Empatlawang. yaitu Kecamatan Tebing Tinggi sebagai pusat pemerintahan, kemudian Kecamatan Pendopo membawahi Kecamatan Muara Pinang dan Lintang Kanan dan Pendopo Barat sebagai pusat perekonomian serta Kecamatan Ulu Musi, Pasemah Air Keruh, Talang Padang dan Sikap Dalam dan Saling sebagai penyokong perekonomian dibidang pertanian. Konsef tiga zona ini didukung dengan akses infrastruktur maksimal, salah satunya pembangunan jalan poros Tebing Tinggi- Pendopo dan sejumlah akses penting lainnya.

  • Maksimalkan PAD sektor pertambangan Galian C

Salah satu poytensi penyokong PAD Empatlawang adalah sektor Pertambangan Galian C. Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Empatlawang menggenjot secara maksimal retribusi hasil sumber daya alam ini, sebagai penyokong terbesar PAD.

Kepala DPPKAD Empatlawang, M Daud, SE, MSi memastikan, hingga saat ini sektor retribusi pertambangan Galian C sudah berjalan, dengan memaksimalkan pos retribusi kendaraan galian C di sejumlah titik efektif. Selain itu, kata Daud, dalam program pembangunan baik melalui anggaran Pusat dan Provinsi, pemerintah tetap menekankan beban pajak galian C sebagai sumber PAD Empatlawang.

“Harus dimaksimalkan terus sektor Galian C, karena ini sumber PAD yang cukup besar,” kata Daud menjelaskan, bahwa pencapaian PAD paling besar atau sektor andalan bersumber dari retribusi, pajak galian C serta pajak penerangan jalan. Nah ketiga sektor ini mendominasi pendapatan secara langsung mendongkrak hingga over target.

  • Serap potensi PAD dari sektor pajak

Selain retribusi pertambangan Galian C, sejumlah sektor penyokong PAD lainnya seperti pajak restoran dan hotel akan dimaksimalkan. Namun, Pemkab Empatlawang tetap mengupayakan sosialisasi dan pendekatan, agar penarikan pajak tidak terlalu menjadi beban berat bagi pengusaha yang ada.

Sebab itu, diharapkan kesadaran para pengusaha hotel dan restoran agar mentaati pembayaran pajak sesuai ketentuan. Disisi lain, sektor pajak bersumber dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), mulai terserap maksimal setelah berdirinya Mapolres Empatlawang.

Peningkatan PAD dari sector pajak PKB juga didukung maksimalnya pelayanan UPTD Samsat Kabupaten Empatlawang, serta meningkatnya kesadaran masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor. Selain itu, peran satlantas Polres Empatlawang dalam menggalakkan razai rutin surat kendaraan, ini pemicu semangat warga membayar pajak.

*Efisiensi Penarikan Denda Proyek

Target PAD Empatlawang 2013, dari sektor penerimaan denda proyek diperkirakan hanya sekitar Rp 4,9 Miliar, namun realisasinya dua kali lipat dari target yakni 9,6 miliar. Realisasi pencapaian dana dari denda proyek  terbilang fantastis dan turut mendongkrak angka PAD secara keseluruhan ditargetkan Rp 16 miliar.

Data DPPKAD Empatlawang, pencapaian PAD Empatlawang di tahun 2013 tembus over target Rp 24 miliar. Yang terdiri dari pajak daerah Rp 8,9 miliar. Sementara itu sektor retribusi daerah yang hanya Rp 533 juta ditargetkan melonjak juga Rp 3 miliar. Nah untuk pengelolaan kekayaan daerah semisal pelayanan kesehatan di total hingga Rp 5 miliar. Sementara itu, target PAD tahun 2014 ini Rp 20 miliar.

Tentunya diharapkan bisa meningkat, sebab dari sektor  Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) telah kembali ke daerah masing-masing.

“Minimal Rp 30 miliar kita dapatkan PAD tahun ini,”kata Daud menambahkan, agar memaksimalkan sektor PBB pihaknya menerapkan sistem reward terhadap wilayah dengan terpenuhnya kewajiban pajak dan ini diupayakan agenda bulan bhakti pajak nantinya.

*Serap Sumber PAD Sektor lainnya

Perolehan PAD didapat dari beberapa sumber. Seperti pajak daerah, retribusi daerah, pendapatan lain yang sah seperti jasa giro dan denda proyek. Semua sektor dimaksud, melebihi targetnya masing-masing. Target Pajak daerah Rp 6,4 miliar, berhasil didapat Rp 8,9 miliar. Target Retribusi daerah Rp 553 juta, menjadi Rp 3,5 miliar. Sedangkan Pendapatan lain, seperti jasa giro dan denda proyek Rp 9,5 miliar dari target hanya Rp 4,6 miliar. Pencapaian over target PAD ini, mengulang sukses pencapaian tahun-tahun sebelumnya, yang rata-rata lebih dari 100 persen.

Upaya lain dilakukan Pemkab Empatlawang dalam memaksimalkan PAD, dengan mengajak mayarakat taat membayar pajak. Slah satunya pemberian pengarahan personal ke sejumlah lokasi usaha seperti hotel, restaurant dan lainnya. Selain itu, memaksimalkan efisiensi pelayanan perizinan bagi pengusaha dan masyarakat.  (Lipsus/SAUKANI)





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster