Pembangunan RSUD Sumsel Kembali Gunakan Sistem Year to Year

 341 total views,  2 views today

 

Proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Sumatera Selatan

Proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Sumatera Selatan

PALEMBANG – Tidak disetujuinya rencana pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sumsel, menggunakan mekanisme pembangunan tahun jamak, tak membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel gigit jari.

Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), pemprov tetap akan menganggarkan dana pembangunan tersebut dengan skema year to year. Kepala Dinkes Sumsel, Fenty Aprina mengatakan, pembangunan akan kembali seperti semula.  Dimana, pihaknya menyediakan dana pembangunan setiap tahun anggaran. “Kita terapkan pengalokasian dana sama seperti kemarin,” jelas Fenty, kemarin.

Fenty mengaku, ia masih tetap optimis target penyelesaian yang dipatok Gubernur Sumsel pada 2017 mendatang akan tetap tercapai. “Mudah-mudahan dapat selesai tepat waktu asalkan memang dilakanakan dengan komitmen tinggi dalam setiap perencanaan pembangunan RS itu,” ujarnya.

Proses tender untuk tahun ini sendiri akan dilakukan secepatnya guna mengejar sisa waktu yang ada. Dimana, pada tahun ini, Pemprov mengalokasikan dana sebesar Rp Rp 32 miliar. Sedangkan untuk kebutuhan dana pembangunan fisik RSUD Sumsel ini sendiri mencapai Rp 600 miliar.

RSUD Sumsel ini nantinya akan menjadi mitra RS Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang yang merupakan RS milik pemerintah pusat. Dengan begitu, daya tampung RS yang ada di Sumsel dapat sedikit diminimalisir dan beban RSMH yang menjadi RS rujukan dapat berkurang.

Sebelumnya anggota Pansus IV DPRD Sumsel, Najib Matjan menyebut, pengikatan dana anggaran tahun jamak untuk pembangunan RS Sumsel tidak disetujui DPRD Sumsel. Pasalnya, data-data pelengkap yang dibutuhkan pihaknya masih belum dapat dipenuhi oleh Dinkes Sumsel.

RSUD Sumsel tak sendiri, ajuan infrastrktur lain yakni komplek asrama haji juga masih ditahan pada tahun ini. “Nah, sedangkan untuk dana pembangunan tahun jamak pada kompleks asrama haji kami berikan rekomendasinya untuk dialokasikan pada APBD induk Sumsel 2015 mendatang,” tukasnya.

 

TEKS              : IMAM MAHFUZ

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster