Masa Tenang, Panwaslu Pantau Tempat Ibadah

 384 total views,  2 views today

 

ilustrasi

ilustrasi

INDERALAYA  – Memasuki masa tenang, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), Kabupaten Ogan Ilir (OI), beserta jajaran di tingkat kecamatan (Panwascam -red), terus melakukan pemantauan dan pengawasan hingga jelang pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres), 9 Juli mendatang.

Kali ini, pengawasan difokuskan di tempat ibadah serta beberapa tempat yang khawatirkan adanya pengumpulan massa.

Ketua Panwaslu OI, Syamsul Alwi saat dihubungi via selular, Minggu (6/7), kemarin mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan pemantauan dan pengawasan bukan hanya di tempat ibadah, namun juga di tempat-tempat yang sudah dilarang seperti kantor pemerintahan dan pusat pendidikan.

“Ya, kita lakukan pemantauan dan pengawasan di tempat ibadah seperti masjid. Bukan mau memata-matai, namun khawatir momen bukan puasa diselipkan visi dan misi pasangan Capres dan Cawapres,. Khawatir kultumnya diselipkan ajakan memilih,” paparnya.

Selain tempat ibadah, sambung Syamsul, tempat-tempat berkumpul juga dilakukan pengawasan. “Ini berlaku di seluruh desa, anggota Panwascam terus  bergerak dan memantau jika terjadi pelanggaran pemilu,” ujarnya.

Terkait alat peraga kampanye, masih kata Syamsul, pihaknya memberikan imbauan kepada tim pemenangan masing-masing calon untuk segera menurunkan sendiri baliho pasangan Capres dan Cawapres yang diusung.

“Kita imbau kepada timses untuk menurunkan alat peraga kampanye seperti baliho, spanduk dan lain-lain. Tapi malam ini (kemarin), kita sudah koordinasi ke Satpol PP OI untuk menertibkan alat peraga. Untuk eksekusi ranah Pol PP,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres OI, AKBP Asep Jajat Sudrajat saat dihubungi mengatakan, wilayah OI secara keseluruhan dalam posisi siaga satu jelang pelaksanaan Pilpres, 9 Juli mendatang. “Ya, untuk Ogan Ilir saat ini masuk siaga satu jelang Pilpres nanti,” tuturnya.

Sambung Kapolres, meski saat ini situasi dalam keadaan kondusif, namun pihaknya tidak menganggap remeh situasi tersebut.

“Kita juga tidak anggap remeh, kita terus melaksanakan patroli untuk menjaga keamanan. Kita juga meminta kepada tokoh masyarakat, perangkat kecamatan dan desa untuk terus melakukan imbauan agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban jelang dan sesudah Pilpres nanti,” ujarnya.

Kapolres menambahkan, untuk pihaknya dalam Pilpres ini menerjunkan 352 anggota yang tersebar di Tempat Pemungutan Suara (TPS), dan tempat-tempat sentral lainnya. “Semua anggota dalam keadaan siaga. Para kapolsek dan anggota juga terus memantau kondisi di lapangan,” tuturnya.

Terpisah,  Ketua KPU OI, Anharir didampingi Devisi Logistik Neli Eponi, SPd saat dihubungi terkait pendistribusian surat suara Pilpres mengatakan, sejak Jumat dan Sabtu lalu, pihaknya sudah mulai mendistribusikan surat suara ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), di 16 kecamatan.

“Ya, semua surat suara sudah berada PPK dan satu hari jelang pemungutan surat suara sudah ada di TPS dengan pengawalan ketat petugas. Kita berharap, warga untuk menggunakan hak pilihnya. Kita targetkan pemilih sekitar 82 persen,” ujarnya singkat.

 

Teks : Junaedi Abdillah

EDITOR: SARONO P SASMITO





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster