Tetap Operasional Selama Ramadhan, Surat Izin Dinasti Karoke Disita

 792 total views,  2 views today

Razia Panti Pijat dan Temat Hiburan Malam Oleh Polisi Pamong Praja (Pol PP) | Foto : Bagus Park

Ilustrasi Razia Panti Pijat dan Temat Hiburan Malam Oleh Polisi Pamong Praja (Pol PP) | Foto : Bagus Park

BATURAJA, – Walau sudah dihimbau dan dilarang untuk tidak operasional selama bulan Ramadhan, ternyata masih saja ada tempat hiburan malam di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), yang melanggar aturan tersebut.

Salah satunya, adalah Dinasty. Tempat hiburan malam yang berada di Jalan Lintas, Baturaja ini tetap operasional selama bulan suci Ramadhan. Dengan “kucing-kucingan”, pemilik tempat karoke tersebut tetap membuka usahanya, dengan alasan untuk menggaji karyawannya.

Saat petugas dari Kepolisian Resort (Polres) OKU dan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) OKU, yang mendatangi tempat hiburan malam tersebut, memang tidak ada aktivitas didalamnya. Namun saat petugas memeriksa kwitansi pembayaran, ternyata didapati ada nota pembayaran disiang hari.

“Kita hampir kecolongan, saat melihat tempat karoke itu tertutup. Namun karena berbekal informasi dari masyarakat, yang resah dengan tempat hiburan tersebut, petugas akhirnya masuk kedalam. Benar saja, saat kita masuk kedalam, karyawan karoke terlihat masuk semua, kemudian kami cek di komputer kasir, memang ada bukti pembayaran pada waktu siang hari,” kata Kapolres OKU, AKBP Mulyadi melalui Kabag Ops, Kompol Nasution, Kamis (3/7).

Menurut Nasution, kepolisian tidak ingin terjadinya tindakan anarkis dari masyarakat yang gerah, terhadap tempat hiburan yang masih beroperasi pada bulan suci. Apalagi sebutnya, dikuatirkan terjadi tindakan pengerusakan oleh ormas-ormas dan pihak-pihak lainnya, yang tidak ingin bilan suci dinodai oleh bukanya tempat-tempat hiburan.

“Karenanya kami melakukan tindakan tegas, apalagi sebelumnya surat himbauan tidak boleh beroperasi selama Ramadhan sudah kita sampaikan. Sanksi untuk tempat hiburan ini, kita serahkan ke Sat Pol PP untuk memprosesnya,” ucapnya.

Awalnya, Sat Pol PP OKU hanya  hendak menyegel tempat hiburan tersebut. Namun Kasi Ops Polres OKU, tidak puas dengan tindakan Sat Pol PP tersebut. “Kenapa tidak disegel ? kita ini resmi, kalau kalian tidak berani menyegel tempat ini, saya yang akan mengambil surat izin tempat ini. Kita ini sudah ditipu mentah-mentah oleh pemilik karoke ini. Sudah jelas, pemilik tempat ini, tidak mematuhi peraturan kita. Ambil surat izinnya, saya tanggung jawab,” kata Nasution kepada anggota Sat Pol PP didepan pemilik tempat hiburan tersebut.

Akhirnya Sat Pol PP pun, menyita surat izin tempat hiburan tersebut. Namun tidak jelas sampai kapan, surat izinnya akan dikembalikan.

 

TEKS              : MUSLIM

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster