Puluhan Kepsek Dimutasi

 222 total views,  2 views today

Ilustrasi.

Ilustrasi.

EMPAT LAWANG – Sedikitnya 86 kepala sekolah (kepsek) tingkat SD, SMP dan SMA di Kabupaten Empat Lawag, dimutasi. Pengambilan sumpah jabatan Kepsek kali ini, dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Empat Lawang, Agusni Effendi, Kamis (3/7).

Sejumlah kepsek, mendapatkan kesempatan promosi ke jabatan lebih tinggi, sedangkan yang lainnya hanya pindah tempat saja dan tetap menjadi kepsek. Meskipun demikian, masih ada beberapa kepsek, tidak ikhlas jabatannya diambil alih oleh orang lain.

Hal ini terlihat dari wajah mereka, saat dilakukannya sumpah jabatan. Bahkan, beberapa kepsek yang “jengkel” tersebut, sama sekali tidak mengucapkan sumpah seperti yang dipimpin oleh Kepala Disdik.

“Ada yang senang ada juga tidak senang, dengan adanya mutasi kali ini. Ini hal biasa dan manusiawi,” kata Kepala Disdik Empat Lawang, Agusni Efendi, saat memberikan pengarahan kepada sejumlah kepsek yang baru saja dilantik, kemarin.

Dikatakannya, seorang kepsek merupakan guru biasa mendapatkan tugas tambahan. Dengan kata lain, seorang kepsek harus tetap menjadi tenaga pendidik, harus mempunyai fungsi managerial dan fungsi sosial.

Sebagai contoh, jika ada kegiatan di sekolahnya, tidak seharusnya kepsek bekerja sendiri. Ia bisa memerintahkan bawahannya, untuk melakukan pekerjaan itu.  Namun jelasnya, kepsek tadi harus paham terlebih dahulu, apa yang harus dilakukan, oleh siapa dan untuk apa pekerjaan itu.  “Jangan sekedar main tunjuk saja, sedangkan kepseknya sendiri tidak paham sama sekali dengan fungsi pekerjaannya,” cetus Agusni.

Ia menambahkan, jabatan sebagai kepsek bisa saja menjadi amanah dan bisa menjadi mudharat. Tergantung bagaimana kepsek itu, menilai dan mengembannya, serta melaksanakan amanah tersebut.

“Amanah jika dikerjakan dengan baik, dan bisa jadi mudharat jika Kepseknya tidak melaksanakan tugas dipercayakan padanya. Mutasi itu hal yang biasa, tergantung bagaimana kita menyikapinya,” tegas Agusni.

Sementara itu Rozi, salah satu kepsek dimutasi menyatakan siap melaksanakan tugas sebagai kepsek di tempat baru. Sebagai abdi negara sebutnya, tentunya sudah menjadi kewajiban, untuk selalu siap dimanapun ia ditempatkan. “Mutasi itu hal biasa,” ujarnya sambil tersenyum usai dilantik sebagai kepsek salah satu SMP Negeri di Kecamatan Tebing Tinggi.

 

TEKS              : SAUKANI

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster