PNS Puskesmas Abab Diduga Korupsi Jam Kerja

 693 total views,  2 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

PALI – Puskesmas Betung Abab di Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sejak seminggu terakhir ini jadi sorotan masyarakat setempat. Lantaran, adanya dugaan korupsi jam kerja yang diterapkan pejabat di lingkungan tempat pelayanan kesehatan kecamatan tersebut.

“Anak saya diterapkan aturan bahwa harus pulang bekerja di Puskesmas tersebut pukul 16.00 WIB. Namun, yang kami sayangkan kenapa PNS-nya pulang jam 13.00 WIB? Katanya ini jelas dan diucapkan oleh pimpinanya langsung dihadapan para pegawai secara lisan,” ujar narasumber tepercaya, yang tidak mau menyebutkan namanya ini.

Saat dikonfirmasi awak wartawan, Plt Kepala Puskesmas Betung Abab, Julia membantah, bahwa dirinya telah menerapkan kebijakan perbedaan jam kerja tersebut.

“Itu tidak benar, kami pulang jam empat galo. Kalau bulan puaso kami balik jam tigo baik itu PNS dan juga TKS,” kilahnya saat di hubungi KabarSumatera via telepon, Rabu (2/6).

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PALI, dr Eni Zatila MKM menegaskan, bahwa pihaknya tidak pernah menerapkan kebijakan terkait jam kerja baik PNS ataupun TKS di setiap Puskesmas.

“Kita tidak ada menerapkan kebijakan seperti itu di setiap puskesmas di wilayah Kabupaten PALI,” tegasnya.

Begitupun, diungkapkan Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten PALI, Husni Thamrin Ciknung, bahwa pemerintah terutama Pemkab PALI, tidak pernah menerapkan perbedaan jam kerja antara PNS dengan TKS. Karena, jam kerja keduanya sama saja tidak ada perbedaan.

“Pemerintah Kabupaten PALI tidak pernah membeda-bedakan antara PNS dan TKS. Semua sama, yang membedakan hanya tupoksinya saja. Karena sudah diatur dari kementrian,” kata Husni.

Namun dirinya tak menampik apabila memang terbukti ada SKPD yang menerapkan diskriminasi jam kerja kepada pegawai dan dianggap melanggar aturan, pihaknya tidak segan memberikan teguran atau sanksi tegas.

“Kalau memang ada kebijakan seperti itu, kepala puskesmasnya akan kita pangil untuk menanyakan alasanya sendiri apa,” ungkapnya.

 

TEKS   : INDRA SETIA HARIS

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster