Poskesdes OKI vs Rumah Kosong

 419 total views,  2 views today

Poskesdes Sungai Aur jarang difungsikan kini nampak selalu kosong tak berpenghuni.

Poskesdes Sungai Aur jarang difungsikan kini nampak selalu kosong tak berpenghuni.

Dalam laporan Kabar Sumatera edisi, Selasa (1/7) memberitakan Pos Kesehatan Desa (poskesdes), sepi tanpa layanan dari para petugas. Padahal, poskesdes merupakan Upaya Kesehatan Bersumber daya Masyarakat (UKBM) yang dibentuk di desa. Tujuannya untuk mendekatkan atau menyediakan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat desa.

Pengembangan poskesdes dilaksanakan seiring kegiatan pengembangan desa siaga di Indonesia, di Sumatera Selatan (Sumsel). Program desa siaga telah dicanangkan sejak 2006, dengan salah satu persyaratannya pembentukan poskesdes yang dilaksanakan bidan desa dibantu dua kader atau tenaga sukarela lainnya.

Upaya pelayanan kesehatan di poskesdes meliputi upaya promosi kesehatan (promotif), upaya pencegahan (preventif), dan upaya pengobatan (kuratif). Kegiatan-kegiatan pelayanan kesehatan di poskesdes, seperti pengamatan epidemiologis sederhana terhadap penyakit, terutama penyakit menular dan penyakit yang berpotensi menimbulkan kejadian luar biasa (KLB), dan faktor-faktor risikonya (termasuk status gizi), serta kesehatan ibu hamil yang berisiko.

Selain itu, penanggulangan penyakit, terutama penyakit menular dan penyakit yang berpotensi menimbulkan KLB, serta faktor-faktor risikonya (termasuk kurang gizi), kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana, dan kegawatdaruratan kesehatan, pelayanan medis dasar sesuai dengan kompetensinya. Kegiatan lainya, yaitu promosi kesehatan untuk peningkatan keluarga sadar gizi, peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), penyehatan lingkungan, dan lain-lain, merupakan kegiatan pengembangan.

Sejak Desember 2006, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah memprogramkan adanya pelatihan bidan desa, kader kesehatan, serta tokoh masyarakat. Dan secara bertahap hal itu dilakukan sejak 2007, sehingga saat ini semua desa telah memiliki poskesdes, bidan terlatih, kader terlatih, dan tokoh masyarakat terlatih.

Gagasan itu sangat baik. Tapi bagaimana jadinya kalau ternyata gagasan menyehatkan warga, sementara kasus klasik seperti di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), masih juga terjadi? Masalahnya kesannya sederhana, tetapi akibatnya tidak akan sesederhana itu, sebab layanan kesehatan menyangkut nyawa manusia. Lantas bagaimana jadinya kalau poskesdes, yang seharusnya ikut menjaga “nyawa” manusia, tetapi faktanya menjadi “rumah kosong”, atau lebih ramai dari pos kamling di siang hari?

Sepertinya, pengawasan dari Dinas Kesehatan OKI, yang konon tidak maksimal menjadi salah satu penyebab poskesdes di kabupaten itu menjadi “kuburan”. Tetapi menyalahkan dinas kesehatan juga tidak bijak, sebab dinas kesehatan sudah tentu tidak bisa mengawasi selama 24 jam. Sanksi terhadap petugas poskesdes yang mangkir bisa menjadi salah satu solusi. Namun, evaluasi diri kedalam setiap tenaga poskesdes di OKI menjadi bagian penting. Sebab, sejak awal bertugas, apalagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) jauh sebelum duduk menjadi petugas, sudah membacakan sumpah; “demi Allah, saya akan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya”.

Tapi faktanya, selama ini sumpah hanya sebatas sumpah yang tidak melekat dalam perilaku lahir dan batin, sehingga poskesdes di OKI belakangan ini telihat tak berpenghuni, sebagaimana diberitakan Kabar Sumatera kemarin, Selasa (1/7). Intinya, dalam persoalan ini sepertinya tidak harus saling salah, melainkan melakukan koreksi diri, secara dalam-dalam, menjadi pengabdi negara dan melayani warga untuk kesehatan adalah ibadah, dan bukan sekadar mendapatkan gaji bulanan. Sebab mendapatkan gaji bulanan tanpa mengeluarkan keringat, kata nabi merupakan hal yang haram. Sekarang tinggal bagaimana masing-masing petugas poskesdes, inginkah Anda memasukkan harta haram ke dalam perut keluarga dengan terus menerus mangkir dari tugas?**





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster