Polres OI Raih Penghargaan Terobosan Kreatif

 389 total views,  2 views today

Program Desa Mandiri Kamtibmas yang digagas Kepolisian Resor (Polres) Ogan Ilir, mendapat apresiasi dari Kepolisian Daerah (Polda), Sumatera Selatan (Sumsel), dan mendapat penghargaan dari Kapolda Sumsel Irjen Pol Saud Usman Nasution.

Program Desa Mandiri Kamtibmas yang digagas Kepolisian Resor (Polres) Ogan Ilir, mendapat apresiasi dari Kepolisian Daerah (Polda), Sumatera Selatan (Sumsel), dan mendapat penghargaan dari Kapolda Sumsel Irjen Pol Saud Usman Nasution.

INDERALAYA  – Program Desa Mandiri Kamtibmas yang digagas Kepolisian Resor (Polres) Ogan Ilir, mendapat apresiasi dari Kepolisian Daerah (Polda), Sumatera Selatan (Sumsel), dan mendapat penghargaan dari Kapolda Sumsel Irjen Pol Saud Usman Nasution.

Penghargaan tersebut merupakan penghargaan kategori terobosan kreatif yang diserahkan langsung oleh Kapolda Irjen Pol Saud Usman Nasution, bertepatan dengan HUT Polri ke 68, Selasa (1/7), kemarin di Mapolda Sumsel.

Ada tiga instansi kepolisian yang mendapakan penghargaan tersebut yakni Ditlantas Polda Sumsel dengan program Hope, Polres OI program Desa Mandiri Kamtibmas dan Polres Prabumulih dengan program Polisi Desa.

Bahkan, program Desa Mandiri Kamtibmas yang digagas Polres OI diwacanakan masuk program nasional.

Kapolres OI AKBP Asep Jajat Sudrajat saat ditemui usai upacara kenaikan pangkat anggota Polres OI, mengatakan konsep tersebut digagas sebagai upaya untuk menyelaraskan program polri dan budaya masyatakat.

Menurutnya, ada budaya yang saat ini hampir pudar di tengah masyarakat yakni gotong royong. Bahkan nyaris pudar hampir di seluruh daerah.

“Untuk itu kita satukan antara budaya yang ada di masyarakat dan program Polri. Alhamdulillah konsep itu diterima oleh Polda. Kita mendapatkan penghargaan dalam kategori terobosan kreatif. Nomornya  kep 267/VI/2014 Polda Sumsel,” ungkapnya.

Kapolreas menambahkan, dalam konsep Desa Mandiri Kamtibmas ada 11 program diantaranya program rembuk desa, silaturahmi kamtibmas, wajib kunjung warga, patroli dialogis kemitraan, tabliq kamtibmas, siskamling, penyadaran hukum.

“Selain itu ada program mobilisasi mahasiswa, gotong royong, konsultasi kamtibmas dan Polmas. Ini semua kita kerja sama dengan semua elemen termasuk babinkamtibmas dan tokoh masyatakat,” paparnya.

Untuk saat ini , sambung Kapolres, ada enam desa yang menjadi pilot projek Desa Mandiri Kamtibmas yakni Desa Pegayut, Kecamatan Pemulutan, Desa Payakabung Kecamatan Indralaya Utara, Desa Fajar Bulan Kecamatan Tanjung Batu, Desa Tambang Rambang Kecamatan Rambang Kuang, Desa Belanti Kecamatan Tanjung Raja dan Desa Mekar Sari Kecamatan Rantau Alai.

“Kita berharap, dengan adanya Desa Mandiri Kamtibmas, budaya yang saat ini pudar bisa bangkit lagi. Ini juga bisa menjadikan desa aman dan nyaman,” tuturnya.

Sementara itu, masih kata Kapolres, dalam rangka HUT Polri ke -68, ada 45 anggota Polres OI yang mendapat kenaikan pangkat. “Rinciannya Ipda ke Iptu 5 orang, Bripda ke Briptu 1 orang, Briptu ke Brigadir 16 orang dan Bripka ke Aipda 23 orang,” paparnya.

Dirinya berharap, kenaikan pangkat dapat dijadikan semangat untuk meningkatkan kompetensi dan pola pikir anggota.

 

Teks    : Junaedi Abdillah

EDITOR  : SARONO P SASMITO





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster