Awas, Makanan Kadaluarsa Beredar

 238 total views,  2 views today

Ilustrasi Foodmart

Ilustrasi Foodmart

INDRALAYA  – Masyarakat sebagai konsumen diminta waspada dan jeli dalam memilih produk makanan atau minuman yang dijual di pasar tradisional atau pasar modern. Terlebih lagi saat puasa ini dan menjelang lebaran nanti.

Pasalnya, ditemukan bahan makanan yang sudah kadaluarsa di Pasar Tanjung Raja, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir (OI). Bahan makanan tersebut yakni margarine dan bumbu racik kemasan yang yang diproduksi oleh pabrik ternama.

Di dalam dua kemasan tersebut ditemukan batas kadaluarsa yakni bulan Mei lalu. Namun sayangnya, oknum pedagang masih menjual demi meraup keuntungan.

Warga berharap, pihak terkait segera melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak), di sejumlah pasar untuk menekan peredaran makanan dan minuman kadaluarsa.

Rani, warga Tanjung Raja, terkejut saat dirinya membeli margarin dan bumbu racik produk ternama yang sudah kadaluarsa sejak tiga bulan lalu.

“Saya memesan kebutuhan makanan di warung L di Pasar Tanjung Raja. Setelah mau memasak, saya terkejut sudah kadaluarsa 3 bulan lalu,” paparnya, Selasa (1/7), kemarin.

Khawatir terjadi sesuatu, sambungnya, bahan makanan tersebut langsung dibuangnya. “Ya, saya minta ada razia, soalnya ini puasa, banyak orang mau belanja apalagi mau lebaran nanti,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pengelolaan Pasar Tanjung Raja, Martiani mengatakan, penemuan dua bahan makanan kadaluarsa tersebut pada bulan Ramadhan saat ini merupakan kasus pertama yang terjadi.

“Kita secepatnya akan sidak nanti. Ini sangat berbahaya jika dikonsumsi masyarakat,” singkatnya.

Terpisah, Kepala Dinas (Kadin) Perindustrian, Perdagangan dan UKM Kabupaten OI, Ir Tapip, saat dikonfirmasi terkait beredarnya bahan makanan tersebut belum mengetahuinya.

“Saya belum tau, tapi saya terima kasih dengan adanya informasi ini. Dalam waktu dekat kami dengan dinas terkait lainnya akan melakukan sidak ke pasar, utamanya pasar Tanjung Raja dan Pasar Indralaya,” ungkapnya.

Diharapkan, kepada para pembeli atau konsumen harus menjadi konsumen cerdas dan melihat terlebihdahulu kadaluarsa. “Jadi sebelum melakukan transaksi pembayaran, konsumen harus meneliti barang atau bahan makanan yang dibeli, apakah layak dikonsumsi atau tidak, bila ditemukan makanan atau bahan makanan yang tidak layak atau sudah kadaluarsa harus segera dilaporkan,” tegasnya.

 

Teks : Junaedi Abdillah

EDITOR: SARONO P SASMITO





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster