Petugas Poskesdes Jarang Datang, Warga Minim Layanan Kesehatan

 379 total views,  2 views today

Poskesdes Sungai Aur jarang difungsikan kini nampak selalu kosong tak berpenghuni.

Poskesdes Sungai Aur jarang difungsikan kini nampak selalu kosong tak berpenghuni.

KAYUAGUNG – Diduga akibat kurangnya pengawasan dari pihak Dinas Kesehatan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), membuat keberadaan pos kesehatan desa (Poskesdes) yang dusun Sungai Aur, Desa Pedamaran V, Kecamatan Pedamaran, Kabapaten OKI, tidak difungsikan secara maksimal.

Hampir setiap hari Poskesdes tersebut telihat tak berpenghuni, seorang petugas kesehatan yang siap 24 jam untuk melayani masyarakat di kawasan dusun tertinggal tersebut dalam bidang kesehatan.

Pantauan Kabar Sumatera belum lama ini, Poskesdes yang dibangun tahun 2010 lalu, tertelat di kawasan perairan yang sulit dari jangkauan. Karena untuk menuju ke Poskesdes itu harus melewati air dengan transportasi perahu atau motor air. Kegiatan pelayanan kesehatan pun tampak tak terlihat karena keadaanya yang lengan.

Kondisi ini jauh berbeda dibanding keberadan Poskesdes yang dekat dengan ibukota kabupaten, karena rata-rata ada yang jaga untuk melayani kesehatan masyarakat. Tidak hanya itu, kondisi bangunan Poskesdes sepertinya sudah mulai rapuh, ini terlihat dari plafon samping bagian luar yang sudah jebol. Karena diduga jarang dihuni.

Sejatinya pemerintah mendirikan Poskesdes di kawasan perairan itu tak lain agar pelayanan kesehatan bisa menjangkau akses bagi masyarakat yang tinggal di kawasan terpencil. Namun sayangnya kondisi ini dimanfaatakan oleh oknum bidan atau petugas kesehatan yang ” ogah-ogahan” dalam menjalankan tugas.

Padahal pemerintah telah menempatkannya dan memberinya gaji untuk mengabdi kemasyarakat dalam memberikan pelayanan kesehatan. Mengenai tentang tidak difungsikannya Poskesdes di wilayah perairan Sungai Aur, Kecamatan Pedamaran itu. Dibenarkan oleh Ketum, salah satu warga Desa Pedamaran V, yang mengetahui persis keberadaan Poskesdes tersebut karena selalu tak berpenghuni.

Padahal kata Kitum, lokasi Sungai Aur sangat jauh jangakau bila sewaktu-waktu masyarakat mendadak minta  pertolongan untuk mendapatkan kesehatan, sementara jarak ke Puskesmas masih sangat jauh, melihat kondisi ini seharusnya pihak pemerintah itu harus turun langsung biar tahu kondisi masyarakat sebenarnya.

“Ya, benar jarang ada petugasnya yang datang,” kata Kitum.

Kepala Dinas Kesehatan OKI, HM Lubis SKM MKes, melalui Kasi Monitoring dan Evaluasi, Iskandar Fuad SSos, ketika dikonfirmasi mengenai hal ini, menegaskan, setiap Poskesdes wajib ditunggu oleh salah satu bidan desa yang telah ditempatkan.

“Tidak boleh kosong semestinya harus ada yang jaga, nanti bagaimana kalau masyarakat ingin berobat kalau sering ditingal” kata Fuad.

Menurut Fuad, setiap Poskesdes biasanya ditempatkan bidan PTT yang dinilai gajinya sudah lumayan mencukupi. Terkait informasi Poskesdes Sungai Aur, Pedamaran yang tidak difungsikan, dia berjanji akan menanyakannya dengan pihak Puskesmas yang bersangkutan.

“Tolong kasih tahu kita lagi kalau ada Poksesdes yang tidak ada bidan yang bertugas, biar kita tindak tegas,” janjinya.

 

TEKS   : DONI AFRIANSYAH

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster