Si Jago Merah Hanguskan Tiga Toko Furniture

 305 total views,  2 views today

kebakaran

PALEMBANG – Tiga unit ruko yang menjual benda-benda furniture dan meubel di Terminal Alang-alang Lebar (AAL), Kecamatan Sukarame Palembang, ludes dilalap sijago merah, Minggu (29/6) pukul 14.30 WIB kemarin.

Kencangnya tiupan angin ditambah dengan kurangnya pasokan air dari mobil pemadam kebakaran membuat api seakan berputar-putar di lantai tiga ruko yang bernama Toko Hidup Fajar tersebut.

Petugas pemadam kebakaran kelabakan memadamkan api di tiga unit ruko ini. Berulang kali, air yang mereka angkut melalui mobil pemadam kebakaran kurang dan memaksa menunggu mobil yang lain tiba di lokasi. Api yang sebenarnya nyaris berhasil dipadamkan kembali membesar karena tidak adanya air yang menyiram.

Lokasi kebakaran yang ada di barisan ruko memaksa pemilik ruko yang lain langsung mengeluarkan perabotan dan barang-barang yang mereka jual. Mereka takut, api yang berkobar besar menyambar ruko dan menghabiskan barang-barang yang dijual.

“Kami langsung menyelamatkan kasur busa yang rawan terbakar serta nota pesanan barang-barang. Kami harap, ruko tempat kami berusaha tidak ikut terbakar,” kata pemilik ruko Usaha Baru, Nelli, yang lokasinya tepat di sebelah ruko yang terbakar.

Dari informasi di lapangan, ruko yang terbakar diketahui milik Suratin alias Margaret. Api datang dari lantai dua dari ruko yang ada di bagian tengah. Banyaknya benda-benda yang mudah terbakar di lokasi tersebut, mulai dari lemari kayu, busa kasur, dan beberapa alat elektronik membuat api begitu cepat membesar.

Belum lagi adanya tiupan angin dan cuaca yang tengah terik-teriknya. Api pun menyambar ke ruangan bawah dan kedua ruko di sisi kanan dan sisi kiri.

Usai menyambar ruangan bawah, api menyambar ruangan atas. Pemadam kebakaran kesulitan memadamkan api di lantai tiga dikarenakan banyaknya barang yang mudah terbakar di ruangan ini.

Parahnya, beberapa kali mobil pemadam kebakaran kekurangan air di saat api sudah hampir berhasil dipadamkan. Kesulitan lain dari pemadaman api adalah banyaknya reklame yang menempel di bagian jendela ruko.

Ini membuat petugas pemadaman kebakaran memotong reklame di bagian jendela bagian dua untuk menyisir masuk ke ruangan yang terbakar.

“Saat terjadi kebakaran, sedang banyak-banyaknya barang di toko karena toko sedang beroperasi. Mungkin ini yang membuat api sulit dipadamkan,” kata salah satu pekerja di lokasi kebakaran yang enggan menyebutkan namanya.

Dampak lain dari kebakaran adalah macetnya arus lalu lintas dari arah Banyuasin menuju Palembang. Kemacetan sudah terjadi mulai dari Km 14 Banyuasin hingga Km 10 Palembang.

Ditengarai, banyaknya kendaraan berat melintas di lokasi menjadi penyebab utama kemacetan. Kendaraan berat ini tidak bisa melintas ke dalam Terminal AAL dikarenakan dilarang masuk akibat adanya kebakaran.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Suryadi, didampingi Kanit Reskrim Polresta Palembang, Iptu Robert Sihombing, mengatakan belum diketahui pasti apa pemyebab kebakaran. Yang pasti, tidak ada korban jiwa dan jumlah kerugian juga belum diketahui.

“Dari saksi yang kita mintai keterangan, api berasal dari lantai dua di ruko yang terletak di tengah. Masih akan kita dalami penyebab kebakaran,” kata Suryadi.

Sementara itu, Edison selaku Kepala Badan Penanggulangan Bencana Alam Palembang mengatakan pihaknya mengirimkan 12 unit mobil pemadam kebakaran.

Pihaknya sempat kehabisan air beberapa kali karena kurangnya pasokan air yang dibawa. “Kita terpaksa mengambil air di selokan dan kolam setempat. Api berhasil dipadamkan setidaknya empat jam,” kata Edison.

 

TEKS    : Oscar Ryzal

EDITOR   : SARONO P SASMITO

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster