Pemkot Prabumulih Buka Pos Pengaduan

 378 total views,  2 views today

hotline

PRABUMULIH – Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih melalui Dinas Lingkungan Hidup, Pertambangan dan Energi (DLHPE) sejak pertengahan Juni lalu, membuka pos pengaduan untuk masyarakat menyampaikan informasi, terkait pencemaran lingkungan hidup di sekitar tempat tinggalnya atau tempat lain.

Kepala DLHPE, Junaidi mengatakan, sejumlah kawasan di Prabumulih sangat rentan terjadinya pencemaran lingkungan, karena keberadaan sejumlah aktivitas pertambangan yang dilakukan perusahaan pertambangan baik swasta maupun milik pemerintah.

“Pencemaran akibat aktivitas operasional perusahaan tambang, pada akhirnya berdampak pada masyarakat Kota Prabumulih terutama yang bermukim di sekitar wilayah tambang dan di sepanjang tempat pembuangan limbah. Selama ini tidak sedikit masyarakat yang hanya mengeluh, melihat terjadinya pencemaran lingkungan sekitar tempat tinggalnya,” kata Junmaidi, kemarin.

Junaidi menambahkan, melalui pos pengaduan tersebut maka masyarakat yang mengetahui terjadinya tindakan dan atau perbuatan yang dapat menyebabkan pencemaran terhadap lingkungan, dapat segera menyampaikan informasinya. Informasi yang diterima akan segera ditindak-lanjuti pemerintah.

“Melindungi dan menjaga lingkungan sekitar kita tetap lestari, bukanlah hal yang mudah tetapi perlu dukungan dan bantuan semua pihak dari berbagai lapisan. Peran serta dan partisipasi dari masyarakat, sangatlah dibutuhkan agar Pemkot Prabumulih, lebih mudah memantau terjadinya pencemaran lingkungan melalui laporan masyarakat,” tambahnya.

Disampaikan Junaidi, setiap informasi mengenai perbuatan individu ataupun perusahaan yang bisa menyebabkan pencemaran terhadap lingkungan baik terhadap air, udara, tanah dan suara sehingga menimbulkan kerugian bagi masyarakat dapat disampaikan ke pos pengaduan di Kantor DLHPE, lantai 7 Kompleks Perkantoran Pemkot Prabumulih.

“Pos Pengaduan yang telah disediakan diharapkan dapat memberikan manfaat maksimal, sehingga kalau memang memungkinkan pos pengaduan tidak hanya dijadikan sebagai tempat menyampaikan informasi tentang pencemaran lingkungan. Tetapi juga, dapat dijadikan sebagai tempat penyelesaian perselisihan pencemaran lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Wali Kota Prabumulih, Andriansyah Fikri saat dimintai komentarnya, sangat mendukung keberadaan pos pengaduan pencemaran lingkungan tersebut. Menurutnya melalui pos pengaduan itu, akan lebih mudah memonitor terjadinya pencemaran.

“Dengan keberadaan pos pengaduan pencemaran lingkungan ini, tidak menutup kemungkinan jika banyak masyarakat yang menyampaikan laporan terjadinya pencemaran di sekitar tempat tinggalnya. Untuk itu saya harap, petugas pos pengaduan dapat semaksimal mungkin menyelesaikan sengketa tentang pencemaran seobjektif mungkin,” ujarnya.

Andriansyah berharap, para petugas di pos tersebut dapat menindak-lanjuti semua laporan dari masyarakat satu persatu. Laporan yang telah diterima saat ini maupun laporan yang akan segera diterima, nantinya harus dapat diselesaikan semua sehingga tidak menimbulkan kesan tebang pilih.

 

TEKS              : IRSAN MATONDANG

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster