HBA Tegaskan Netral di Pilpres

 211 total views,  2 views today

Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri

Bupati Empat Lawang, H Budi Antoni Aljufri

EMPAT LAWANG – Bupati Empat Lawang.  H Budi Antoni Aljufri (HBA) menegaskan, IA netral pada pemilihan presiden (Pilpres), 9 Juli 2014 mendatang. Hal ini disampaikan, menyusul banyaknya pertanyaan berbagai pihak terkait arah dukungan orang nomor satu di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati tersebut.

Ketua DPD II Golkar Empat Lawang ini memastikan, tidak akan memihak capres-cawapres manapun baik nomor urut 1 ataupun nomor 2. “Saya bupati, jadi netral sama seperti Kepala Polres Empat Lawang,” kata HBA disela pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XI dan peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke- 42, kemarin.

Sejauh ini, suasana Pilpres di Empat Lawang tergolong aman dan kondusif. Meskipun tak dipungkiri pada masa-masa kampanye ini masyarakat akan memiliki pendapat dan pandangan berbeda. Diharapkan hingga selesai pesta demokrasi nanti, tetap jaga keamanan, kebersamaan dan kondusifitas lingkungan sekitar.

Secara umum Pilpres tidak terlalu berimbas kepentingan masyarakat daerah, kecuali saat Pilkada ataupun pemilihan legislatif lalu wajar kalau banyak sekali gesekan. “Yang jelas siapapun nanti terpilih merekalah pemimpin negara, kepala negara kita,” jelas HBA.

Ia juga menyebut, semua kandidat sama bagusnya baik pasangan Prabowo-Hatta maupun Jokowi-JK. “Keduanya sama bagusnya, bila perlu lakukan shalat Istikharah dahulu agar tidak salah pilih pemimpin,” ajak HBA.

Ia juga mengingatkan  masyarakat Empat Lawang, jangan tidak menggunakan hak suaranya dan memilih dengan hati nurani. Dua pasang capres-cawapres yang akan bertarung, adalah putra terbaik bangsa Indonesia.

Sikaf netral HBA disambut baik masyarakat Empat Lawang. Nawawi (46), warga Kelurahan Pasar Tebing Tinggi, kondisi politik di Empat Lawang belum sepenuhnya bisa diterima masayarakat, apalagi imbas Pilkada dan Pileg masih sangat kental.  “Makanya kalau pak bupati tidak memihak kandidat manapun pada Pilpres 2014 ini, pemerintah daerah bisa lebih fokus dalam pengawasan,” ucapnya.

Netralitas bupati akan menjadi contoh baik bagi masyarakat dan pelaku politik, agar lebih santun, memberikan pendidikan politik ke masyarakat. “Kami sepakat bupati netral, karena masyarakat butuh filter, apalagi imbas Pemilukada dan Pileg 2014 lalu, belum redah,” tukasnya.

 

TEKS              : SAUKANI

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster