Tenaga Medis Menumpuk di Tebing Tinggi

 234 total views,  2 views today

Ilustrasi | Google Image

Ilustrasi | Ist

EMPAT LAWANG – Penempatan petugas medis di Kabupaten Empat Lawang, dinilai hanya menumpuk di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tebing Tinggi saja. Akibatnya di Puskesmas, Pustu dan Polindes kecamatan lainnya, masih kekurangan tenaga medis.

Kondisi ini menjadi sorotan Fraksi Gabungan Delapan (G-8) DPRD Empat Lawang. Fraksi ini mendesak Dinas Kesehatan (Dinkes) Empat Lawang, segera melakukan evaluasi dan melakukan pemerataan, penempatan tenaga medis.  “Harus di evaluasi lagi, penempatan tenaga medis. Sebab penempatannya masih menumpuk di Tebing Tinggi,” kata juru bicara Fraksi G-8, Indra Farazak, Kamis (26/6).

Dijelaskan Indra, seharusnya di wilayah puskesmas pembantu (pustu), puskesmas, dan polindes harus dimaksimalkan. Sebab, ketiga lokasi ini sangat minim tenaga medis, yang ditempatkan. Padahal sejatinya pertolongan pertama bagi masyarakat untuk berobat atau indikasi perawatan lainnya, berada di puskesmas dan polindes.

“Sebagai contoh, dokter di Puskesmas Pasemah Air Keruh (Paiker), dipindahkan.  Nah, sekarang Puskesmas Paiker tidak memiliki dokter,” kata Indra yang dibincangi usai menyampaikan pandangan Fraksi G-8 pada rapat paripurna DPRD Empat Lawang.

Menurutnya, hal ini perlu dievaluasi lagi terhadap pemerataan tenaga medis. Jikapun dirasa kurang tenaga medis, ya perlu ditambahkan lagi tenaga medis di masa mendatang. “Terutama untuk pustu, polindes ,dirasa perlu penambahan tenaga medis,”imbuhnya.

Ditempat yang sama, juru bicara Fraksi Partai Golkar, Joni Rico, menghimbau Pemkab Empat Lawang, terutama instansi terkait untuk meningkatkan pelayanan di rumah sakit (RS). “Rumah Sakit itu merupakan urusan wajib pemerintah, dalam melayani pengobatan kepada masyarakat. Nah setidaknya manajemen RS, harus berkaca dengan standar pelayanan minimal,” ungkapnya.

Sementara itu Wakil Bupati (Wabup) Empat Lawang, H Syahril Hanafiah mengaku belum tahu jika terjadi penumpukan tenaga medis di Tebing Tinggi, sementara di kecamatan lain mengalami kekurangan tenaga medis.

Namun ia berjanji, akan mengevaluasi ulang penempatan tenaga medis di Empat Lawang. “Nanti kita koordinasikan, dengan Dinkes agar melakukan evaluasi ulang penempatan tenaga medis ini. Sehingga tidak terjadi ada kecamatan yang kurang tenaga medis, sementara di kecamatan lainnya kelebihan tenaga medis,” jelas Syahril.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Empat Lawang, Januarsyah Hambali menyebut, BKD akan melakukan evaluasi kembali, terhadap penempatan tenaga medis di Empat Lawang. Pihaknya pun mengapresiasi positif saran dari DPRD, dan berharap adanya dukungan penuh mengenai penempatan yang sesuai untuk tenaga medis di Empat Lawang. “Ya, nanti akan dievaluasi lagi,” tukasnya.

 

TEKS               : SAUKANI

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster