Prospek Kerupuk dan Kemplang Palembang

 912 total views,  2 views today

Ilustrasi Kerupuk Kemplang Palembang.

Ilustrasi Kerupuk Kemplang Palembang.

PALEMBANG – Perajin kerupuk dan kemplang khas Palembang beberapa hari menjelang Ramadan tidak lagi melayani pemesanan untuk bulan puasa karena stok terbatas. Padahal makanan ringan yang satu ini amat banyak penggemarnya di dalam dan luar kota Palembang.
“Pesanan kerupuk pada bulan puasa tidak bisa dilayani lagi, stok kami hanya akan didistribusikan kepada pelanggan,” kata perajin kerupuk kemplang Palembang Aling, Rabu kemarin.

Menurut dia, setiap Ramadan pihaknya memproduksi kerupuk lebih banyak dan menyetok sebelum puasa.
Namun, meskipun sudah menambah produksi tetapi masih ada pembeli yang ingin memesan dengan jumlah yang banyak, tambahnya.

Akibatnya, kata dia, kini hanya melayani “orderan” pelanggan atau orang yang telah biasa membeli.
Sedangkan, terhadap pembeli baru sama sekali tidak bisa dipenuhi permintaan pesanan mereka, katanya.

Sementara perajin kerupuk kemplang di Kawasan I Ulu, Asril mengatakan, menjelang Ramadan ini penjualan makanan khas Palembang itu semakin meningkat.

Bahkan, guna memenuhi kebutuhan pembeli akan makanan ringan itu, pihaknya berkeliling mengumpulkan stok kerupuk kemplang dari perajin-perajin di kota pempek, katanya.

Dia menambahkan, harga kemplang dan kerupuk biasa memasuki bulan Rramadan akan mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp40 ribu menjadi Rp42 ribu tetapi tergantung dengan kualitas makanan itu.

Produksi kemplang dan kerupuk itu mengalami peningkatan sampai lima kali lipat, seperti dari 100 kilogram bahan baku menjadi sedikitnya 500 kilogram per minggu, tambah dia.

 

TEKS   : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR  : SARONO P SASMITO





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster