Petani Minta Bantuan Sumur Bor

 316 total views,  2 views today

Bupati OKI Iskandar tampak melakukan penanaman kedelai di lahan seluas 60 Ha di Desa muara Burnai 1, Kecamatan Lempuing Jaya,OKI.

Bupati OKI Iskandar tampak melakukan penanaman kedelai di lahan seluas 60 Ha di Desa muara Burnai 1, Kecamatan Lempuing Jaya,OKI.

KAYUAGUNG – Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) termasuk salah satu lumbung pangan di Sumsel, melakukan perluasan lahan pertanian kedelai sebanyak 1.500 hekatar (ha) sebagai upaya meningkatkan swasembada pangan non beras.

Perluasan lahan pertanian kedelai ditandai dengan penanaman kedelai di lahan seluas 60 Ha di Desa muara burnai 1, Kecamatan Lempuing Jaya Kabupaten OKI, Kamis (27/6), bersama kelompok tani yang ada di kecamatan lempuing jaya.

Tiga Kecamatan yang menjadi target perluasan lahan tanaman pangan kedelai adalah kecamatan Lempuing Jaya 150 ha, Lempuing Induk 1050 ha dan Mesuji Raya 300 ha.

“Sehingga perluasan lahan tanaman kedelai yang kita perluas sebanyak  1.500 ha, ini adalah upaya Perluasan lahan tanaman pangan non beras,” terang Bupati OKI, Iskandar dihadapan masyarakat dan kelompok tani di Desa Muara Burnai 1, Kecamatan Lempuing Jaya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten OKI, Syarifudin, mengatakan bahwa upaya ini adalah bentuk nyata pemerintah Kbupaten OKI dalam meningkatkan swasembada pangan non beras.

“Dengan lahan yang sudah tersedia ini pemerintah kabupaten OKI memberikan bantua langsung masyarakat, berupa benih kedelai, pupuk MP3, ponska dan Pupuk  SP3, kita berharap hasil panen nantinya dapat meningkat,” terangnya.

Kedelai menjadi perhatian karena harganya menjadi tidak menetu, sehingga kabupaten OKI menjadi salah satu wilayah yang akan menjadi penghasil kedelai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.”Bantuan kepada petani kita sampaikan berupa bantuan uang Rp 2.1 juta/ satu ha, hal itu  untuk memenuhi kebutuhan seperti pupuk bibit dan sebagainya,” jelasnya.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sumsel,  Irfan,mengatakan  bahwa selama ini kabupaten OKI membantu surplus padi untuk Sumsel.

“Selama ini kedelai memang masih kurang, dengan adanya perluasan lahan pertanian kedelai ini dapat memabantu target produksi kedelai sebanyak 15 ribu ton dis Sumsel, masalah alat pertanian dan sebagainya pemerintah Provinsi akan berupaya membantunya,” ungkapnya.

Tokoh masyarakat Desa Muara Burnai 1, Kecamatan Lempuing Jaya OKI, Suwarno, mengatakan, 90 persen masyarakat matapencarianya sebagai petani.” Dengan adanya tanaman kedelai dapat menambah sumber pendapatan masyarakat, disisi lain  sawah kami ini tergantung dengan air, kekurangan air agar mempengaruhi hasil pertanian, kami minta bantuan sumur bor,” katanya.

 

TEKS   : DONI AFRIANSYAH

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster