OKUS Tak Miliki Data WP Valid

 285 total views,  2 views today

Ilst. Pajak

Ilst. Pajak

OKU SELATAN – Kabupaten OKU Selatan, sampai saat ini belum memiliki data objek Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang valid. Akibatnya, banyak komplain atau sanggahan dari Wajib Pajak (WP), disebabkan banyaknya data-data yang berubah.

Kondisi ini menurut Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten OKU Selatan, Natalion, disebabkan data objek pajak yang dimiliki OKU Selatan adalah warisan saat masih bergabung dengan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Sehingga belum ada data objek PBB di OKU Selatan, yang benar-benar valid.

“Kita sudah melalukan sosialisasi tentang WP khususnya PBB, kepada masyarakat. Umumnya masyarakat meminta Dispenda, melalukan pendataan ulang terhadap WP dan objek pajak tersebut. Karena menurut mereka, banyak yang sudah mengalami perubahan sebab data saat ini adalah data yang lama,” kata Natalion saat dibincangi di ruang kerjanya, Rabu (25/6).

Namun terang Natalion, tidak mudah bagi Dispenda melakuan pendataan ulang WP di OKU Selatan. Sebab Dispenda kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM), untuk melakukan pendataan.

Selain SDM yang kurang, pendataan ulang WP ini juga membutuhkan dana yang cukup besar. “Karenanya kita tetap menggunakan data yang lama, namun kita memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengajukan keberatan apabila Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) yang diberikan, sudah tidak sesuai lagi,” jelasnya.

Ia menyebut, anggaran Dispenda saat ini banyak terkuras untuk biaya cetak ulang atau perbaikan SPPT. Tetapi jika melakukan pendataan ulang, pendapatan yang diterima dari PBB ini, tidak sebanding dengan dana yang harus dikeluarkan untuk melakukan pendataan.

Tetapi jika ada bantuan dari pemerintah pusat atau Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel, Dispenda tegasnya, siap melakukan pendataan ulang terhadap WP di Kabupaten OKU Selatan.

Dalam kesempatan itu, Natalion juga menerangkan tahun ini Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten OKU Selatan, dipatok Rp 21 miliar. Sementara realisasinya sampai 31 Mei lalu, sudah mencapai 51, 78 persen atau Rp 11 miliar.

Karenanya ia yakin, PAD Kabupaten OKU Selatan akan over target. “Kita prediksi pada 1 Juli nanti, realisasi PAD sudah mencapai 60 persen. Karena dalam pendataan kita, rata-rata perbulannya realisasi PAD mencapai Rp 3 miliar,” tukasnya.

 

TEKS              : FITRI

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster